Amalan dan Doa

Penjelasan Lengkap Hari Tasyrik dan 5 Amalan yang Bisa Umat Muslim Kerjakan di Hari Tasyrik

Penjelasan Lengkap Hari Tasyrik dan 5 Amalan yang Bisa Umat Muslim Kerjakan di Hari Tasyrik

Editor: Nur Pratama
TribunJogja.com
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha 11, 12, dan 13 Dzulhijjah 

TRIBUNKALTIM.CO - Tahukah anda apa itu hari Tasyrik?

Hari Tasyrik adalah hari di mana umat islam dilarang berpuasa.

Hari Tasyrik jatuh setelah perayaan Idul Adha pada 10 Juli 2022.

Sehingga pada hari Senin- Rabu, 11-13 Juli 2022 dilarang berpuasa.

Meski dilarang berpuasa, amalan yang bisa dilakukan adalah berdzikir dan berdoa.

Bertepatan dengan hari tersebut, jamaah haji di Makkah melaksanakan ibadah yaitu melempar jumrah.

Sementara umat Islam di seluruh dunia yang tidak berhaji melakukan penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Idul Adha Tahun 2022 Meriah, Presiden Jokowi Tetap Ingatkan Warga Pakai Maker dan Vaksin Booster

Dalam madzhab Syafi’i- bahwa ada lima hari diharamkan puasa, yaitu hari Idul Fithri, hari Idul Adha, dan tiga hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).

Lima hari yang diharamkan untuk berpuasa, atas sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya : “Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141)

Allah Ta’ala mengistimewakan hari tasyrik, karena pada hari tersebut Allah jadikan hari ini sebagai waktu istimewa untuk berdzikir sehingga Allah perintahkan kaum muslimin untuk memperbanyak dzikir di hari tersebut.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha (yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah).

Menurut Ibnu Rajab, ada rahasia di balik larangan berpuasa di hari Tasyrik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved