IKN Nusantara
Wow, 200 Ribu Pekerja Konstruksi IKN Nusantara Dapat Hunian, Bukan Tidur di Bedeng
Wow, 200 ribu pekerja konstruksi IKN Nusantara dapat hunian, bukan tidur di bedeng
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra
TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pemerintah akan membangun hunian bagi pekerja proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
Dilansir dari Kompas.com, Basuki mengatakan, hunian tersebut disiapkan supaya pekerja proyek yang jumlahnya mencapai 200.000 orang tidak membangun bedeng atau rumah sementara secara mandiri.
"Kita bikin hunian para pekerja, jadi kita tidak ingin para pekerja, karena banyak mungkin sampai 200.000-an pekerja konstruksi, jangan sampai mereka bikin bedeng-bedeng sendiri," kata Basuki di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/7/2022).
Selain hunian, Basuki menyebut pemerintah juga akan menyediakan dapur umum untuk memasok kebutuhan pangan para pekerja.
Baca juga: Menteri PUPR Sebut Lebih Murah Bangun IKN Nusantara Dibanding Perbaiki Jakarta
Ia berharap, dengan adanya fasilitas itu, para pekerja dapat bekerja secara disiplin dalam proyek pembangunan IKN.
"Jadi nanti ada kedisplinan, jam 7 (pagi) berangkat, jam 12 (siang) kita jemput dia pulang makan, jam 1 (siang) berangkat.
Walaupun itu bukan baru tapi cara baru di dunia konstruksi," kata Basuki.
Ia menambahkan, ada sejumlah proyek yang diprioritaskan yakni istana presiden, istana wakil presiden, kantor kementerian-kementerian koordinator, kantor Dewan Perwakilan Rakyat, serta kantor Mahkamah Konstitusi.
Baca juga: Agenda Jokowi akan Sambangi IKN Nusantara 3 Bulan Sekali, Basuki: untuk Menghangatkan
Kendati demikian, Basuki mengaku belum tahu mengenai rencana groundbreaking pembangunan IKN oleh Presiden Joko Widodo pada akhir Juli atau awal Agustus 2022.
"Karena presiden biasanya enggak ingin groundbreaking, pokoknya kalau sudah jalan, jalan, nanti beliau meninjau.
Kalau beliau mau groundbreaking nanti kita siapkan," ujar Basuki.
Sebelumnya, Basuki Hadimuljono menyatakan, kontrak pembangunan lahan (land development) di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dilakukan pada 15 Juli 2022 mendatang.
Baca juga: Libatkan 200 Ribu Pekerja Konstruksi, 4 Gedung Ini Jadi Prioritas di IKN Nusantara
Basuki menjelaskan, kontrak land development itu akan mengatur pembagian lahan di IKN bagi masing-masing lembaga dan kementerian sesuai desain urban hasil sayembara beberapa waktu lalu.
"Lahannya sesuai dengan urban design yang dulu disayembarakan terus ada beberapa dimodifikasi, itu dari situ.
Dari urban design-nya sudah ada yang mana istana di mana, sumbu kebangsaan di mana, tempat menko di mana, setneg di mana, DPR di mana," kata Basuki di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/7/2022).
Basuki menuturkan, setelah meneken kontrak land development, proses akan berfokus pada pembangunan infrastruktur yang menunjang IKN.
Infrastruktur itu antara lain pembangunan jalan tol, jalan nasional dari Jembatan Pulau Balang sampai ke IKN, serta jalan kawasan yang menghubungkan jalan nasional ke IKN. (*)