IKN Nusantara

20 Ribu ASN di Jakarta Jadi yang Pertama Pindah ke IKN Nusantara, Dijadwal Tahun Ini

20 ribu ASN di Jakarta jadi yang pertama pindah ke IKN Nusantara, dijadwal tahun ini

TRIBUNKALTIM.CO - Proses asesmen aparatur sipil negara ( ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara akan dimulai pada tahun ini.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, pemindahan ASN tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Saya kira tidak dengan langsung seketika seperti itu.

Yang penting kan penetapan bahwa IKN kemudian bisa berfungsi menjadi ibu kota negara itu mudah-mudahan bisa kita pastikan pada tahun 2024.
Orang-orangnya semua memang sekarang lagi di-assess, ya bagaimana, siapa saja," ujarnya dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Jepang Beber Tantangan Pembangunan IKN Nusantara, Sorot Banjir Juga Mutu Konstruksi

Sementara Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama mengatakan, BKN mendapatkan mandat untuk melaksanakan asesmen ASN yang akan dipindahkan ke IKN.

"Pemetaan/penilaian potensi dan kompetensi ini akan menyasar ASN di sejumlah instansi pemerintah pusat, yakni ASN kementerian/lembaga yang bertugas dan berkantor di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan sekitarnya," ujar Satya.

Dalam pelaksanaan pemetaan/penilaian kompetensi tahap awal pada tahun ini sampai dengan 2023, ditargetkan sejumlah 60.000 ASN.

Meliputi 20.000 ASN di tahun 2022 dan 40.000 pegawai pada 2023.

Baca juga: Lahan 900 Hektare di IKN Nusantara untuk Istana Presiden, Markas TNI-Polri & Plasa

"Dalam keseluruhan proses pelaksanaan asesmen ASN ke IKN, BKN akan bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah pusat terkait, seperti KemenPPN/Bappenas dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)," ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, BKN melalui Pusat Penilaian Kompetensi ASN sedang menyiapkan dua tahapan utama dalam proses asesmen ASN menuju IKN.

Pertama, menyusun dan mengembangkan instrumen atau metode asesmen yang akan digunakan untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN kebutuhan.
Kedua, menyiapkan mekanisme pelaksanaan asesmen ASN yang direncanakan akan dilakukan bertahap dan dibagi menjadi lima klaster.

"Target terdekat adalah BKN akan melaksanakan pemetaan/penilaian kompetensi bagi ASN instansi pusat yang masuk pada klaster pertama dan seterusnya sesuai dengan skenario tahapan pemindahan yang ditetapkan oleh pemerintah," jelasnya. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved