Ibu Kota Negara
Dukung Transportasi Cerdas di IKN, Grab Elektrik Bakal Hadir
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mengusung konsep kota hijau atau green city. Konsep tersebut dipastikan agar tetap menjaga kondisi asli d
Penulis: Nita Rahayu |
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mengusung konsep kota hijau atau green city.
Konsep tersebut dipastikan agar tetap menjaga kondisi asli daerah yang dijadikan lokasi pemindahan IKN yang baru ini.
Seperti diketahui, IKN juga tetap akan mempertahankan 70 persen hutan dan hanya 30 persen yang akan dijadikan wilayah untuk pembangunan.
Tidak hanya konsep pembangunan untuk kotanya, kendaraan yang akan beroperasi di IKN nantinya dipastikan kendaraan ramah lingkungan atau rendah emisi karbon, yakni kendaraan listrik.
Dalam webinar dengan tema Merancang Transportasi Cerdas di IKN yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Otorita IKN, Bambang Susantono, dipaparkan mengenai rencana penerapan teknologi dalam transportasi yang akan beroperasi di IKN.
Baca juga: Bus Listrik Bakal Hadir di IKN, Pengelolaannya Jadi Perhatian
Salah satunya dipaparkan oleh Tyas Apsari Widyastuti, Director of Grab Indonesia.
Dalam pemaparannya, ia mengungkap Grab telah hadir di IKN sejak beberapa waktu lalu, dengan layanan grabike, grabfood dan grabmart.
"Kita berusaha mendorong kemajuan transportasi, di Sepaku sudah hadir Grab, disana sudah ada mitra pengemudi roda dua yaitu Grabfood dan Grabmart karena kita percaya bahwa kalau kita mau mengembangkan sebuah kota pasti penduduk kota tersebut harus siap dengan semua fasilitas yang ada," ucapnya, Kamis (14/7/2022).
Dalam perkembangannya, ia mengungkap sebagai salah satu persiapan mendukung transportasi bebas emisi di IKN, pihaknya bakal mengahdirkan kendaraan listrik, atau grab elektrik baik roda dua maupun roda roda empat.
"Grab akan menghadirkan armada kendaraan listrik," tambahnya.
Ia mengungkap, saat ini ujicoba kendaraan listrik telah dilakukan di delapan provinsi, dengan menggunakan 8.500 kendaraan roda dua dan empat, serta diklaim berhasil mengurangi emisi karbon yang ada.
"Sebanyak 8.500 kendaraan listrik dan telah mengurangi 5.000 ton emisi karbon," ujarnya.
Baca juga: Jepang Beber Tantangan Pembangunan IKN Nusantara, Sorot Banjir Juga Mutu Konstruksi
Saat ini, IKN masih dalam tahap perencanaan pembangunan, maka tahap awal yang dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar, agar siap menerima teknologi transportasi yang akan masuk ke daerah mereka.
"Kita juga sudah mulai mengedukasi masyarakat untuk siap menerima perkembangan teknologi dan langkah untuk melakukan grab elektrik nantinya. Kenapa hal itu dilakukan karena untuk menyukseskan IKN saya percaya perlu kolaborasi dari berbagai pihak baik lokal, pemerintah, swasta dan lainnya," ucapnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tangkapan-layar-webinar-its-grab-berencana-mengembangkan-grab-elektrik.jpg)