Berita Balikpapan Terkini
Komisi IV DPRD Balikpapan Akan Evaluasi Bantuan Seragam Gratis
Polemik program seragam gratis yang dicanangkan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menjadi atensi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Balikpapan
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Polemik program seragam gratis yang dicanangkan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, menjadi atensi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan.
Permasalahan kali ini terkait pendistribusian seragam yang dinilai lambat, mengingat para peserta didik baru sudah mulai masuk dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Masalah keterlambatan seragam sekolah ini juga kan menjadi pertanyaan dari sisi saya sebagai anggota DPRD Komisi IV yang membidangi pendidikan," ucap Parlindungan, anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan kepada TribunKaltim.Co, Kamis (14/7/2022).
Ia menyampaikan seharusnya pemerintah dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan dapat mengantisipasi kejadian seperti ini.
"Bicara masalah keterlambatan ini sebenarnya bisa diantisipasi di awal," pungkasnya.
Baca juga: Program Pembagian Seragam Gratis di Balikpapan Belum Tersalurkan, Ini Klarifikasi Pemkot Balikpapan
Baca juga: Pj Sekda dan Kadisdikbud Tinjau SD dan SMP, Pastikan Seragam Gratis Segera Terealisasi
Baca juga: Distribusi Seragam Gratis di Balikpapan Terkendala Pergeseran Anggaran dan Tender yang Baru Dibuka
"Karena ini kan program RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sudah jauh-jauh hari (dibahas), pasti sudah ada dokumen dan segala macamnya yang dipersiapkan untuk itu," tambahnya.
Sehingga, keterlambatan distribusi/penyaluran seragam gratis tidak terjadi seperti saat ini.
"Jangan kemudian (baru) bicara spek, sementara anggaran sudah diajukan," tegasnya.
Ia menyebutkan permasalahan ini akan menjadi bahan evaluasi Komisi IV DPRD kota Balikpapan dengan Disdikbud.
"Sehingga tidak menimbulkan gejolak yang baru lagi di masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Soal Seragam Gratis, Kadisdikbud Balikpapan Hanya Bagikan Seragam yang Tak Ada Identitas Sekolahnya
Parlindungan menambahkan, sebetulnya dari awal, pemerintah bisa saja menunjuk penjual baju seragam sekolah dan menyesuaikan spek yang ditetapkan sebelumnya.
"Jadi, begitu daftar, anak tinggal ukur di sana," tandasnya.
"Kalau (dari awal) begitu kan sudah siap sistemnya," tutupnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Parlindungan-anggota-Komisi-IV-DPRD-Kota-Balikpapan0.jpg)