Berita Balikpapan Terkini
Distribusi Seragam Gratis di Balikpapan Terkendala Pergeseran Anggaran dan Tender yang Baru Dibuka
Program seragam gratis yang dicanangkan oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud akan direalisasikan pada tahun anggaran 2022 ini.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Program seragam gratis yang dicanangkan oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud akan direalisasikan pada tahun anggaran 2022 ini.
Adapun, program ini merupakan bagian dari visi misi Wali Kota yang dituangkan di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sesuai kewenangannya untuk SD dan SMP.
Baca juga: Bagikan Migor Sambil Kampanye, Zulkifli Hasan Dituding Tak Bisa Bedakan Tugas Negara dan Politik
Pj Sekretaris Daerah Balikpapan didampingi oleh Kadisdikbud Kota Balikpapan menjelaskan pada perwakilan orang tua siswa yang tak sengaja ditemui, bahwa besok akan dimulai proses pengukuran yang kemudian data ukuran seragam tersebut akan diserahkan kepada pemenang lelang.
"Ini juga menghindari informasi yang simpang siur, makanya kami turun langsung," ucap Muhaimin di sela-sela kunjungannya ke sejumlah sekolah yang ada di Balikpapan, Rabu (13/7/2022).
Baca juga: Trik WhatsApp Web: Cara Menghapus Beberapa Pesan dalam Satu Obrolan Sekaligus dengan Sekali Klik
Ia menyebut ingin meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait program seragam gratis ini.
"Ada informasi diluar yg mengatakan bahwa janji Pemerintah Daerah untuk memberikan seragam gratis itu kapan direalisasikan, bahkan ada yg tidak percaya juga," sebutnya.
Selain itu juga, Muhaimin menyampaikan keterlambatan penyaluran/distribusi seragam gratis ini memang disebabkan proses pengukuran yang juga baru akan dilaksanakan mulai esok hari dan juga data jumlah siswa yang baru diterima setelah masuk sekolah.
Baca juga: Usulan Harga Gas Melon Elpiji 3 Kg di Sepaku IKN Nusantara Naik
Pada proses tender sendiri memang harus dipastikan jumlah data siswa dan ukurannya.
"Ada 12 ribu lebih siswa yang baru kita ketahui setelah mereka melaksanakan MOS ini," jelasnya.
Bahkan, dari sekolah swasta menginginkan proses ini ditunda dahulu karena saat ini data mereka masih bergerak. Namun Pemerintah Kota Balikpapan tidak bisa menunda lebih lama.
"Kalau ditunda lagi pembagiannya jadi lebih lama lagi. Jadi kami sepakat lelang sesuai ukuran yang sudah ada. Kalau nanti ada yang terlambat maka sambil menyusul. Harapannya cepat dibagikan," tuturnya.
Baca juga: Muncul Dukungan Sal dan Andin Ikatan Cinta, Duet Deva Mahenra dan Amanda Perlahan Geser Arya Saloka
Disdikbud Kota Balikpapan juga akan mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah bahwa anak-anak yang masuk kelas VII SMP boleh menggunakan seragam lamanya sampai menerima seragam bantuan. Bahkan, hingga enam bulan ke depan seragam lama boleh digunakan.
"Bersamaan dengan proses dilaksanakannya tender, insyaAllah setelah diukur langsung akan diberikan kepada pemenang tender. Mudah-mudahan di awal September itu sudah bisa diserahkan," terang Muhaimin.
Namun demikian, terdapat juga permasalahan lain terkait pergeseran anggaran yang semula hanya akan diberikan pada siswa baru SD dan SMP.
Wali Kota meminta agar siswa MI, MTs dan kesetaraan (paket) juga mendapat baju seragam gratis. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kunjungan-Pj-Sekda-Balikpapan-Muhaimin-besama-dengan-Kadisdikbud-Purnomo.jpg)