Berita Berau Terkini

Kasatpol PP Akan Tindak Baliho Kedaluwarsa yang Terpampang Sepanjang Jalan di Berau

Terkait masih terlihatnya baliho atau spanduk kedaluwarsa yang masih menghiasi tepi jalan, mendapat tanggapan dari Kepala Satpol PP Berau.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Renata
Salah satu baliho yang ada di Berau. (Tribun Kaltim/Renata) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Terkait masih terlihatnya baliho atau spanduk kedaluwarsa yang masih menghiasi tepi jalan, mendapat tanggapan dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau, Anang Saprani.

Menurut Anang, tidak bisa dipungkiri masih banyak baliho kedaluwarsa yang mengganggu keindahan kota, sehingga sesegara mungkin pihaknya akan menertibkan.

“Tidak bisa kita sembunyikan bahwa memang masih banya spanduk di tepi jalan yang sudah kadaluwarsa itu,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Polisi Sebut Sabu 514 Gram yang Digagalkan Berasal Dari Nunukan Tujuan Samarinda

Menurut mantan Camat Gunung Tabur itu juga, untuk melakukan penindakan baliho yang kedaluwarsa itu pihaknya tidak bisa langsung melakukan pembongkaran.

Pasalnya, ada spanduk-spanduk yang memang memiliki izin.

“Ada juga pasti yang punya izin pendirian spanduk, mungkin nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau untuk data yang masih memiliki izin,” jelasnya.

Baca juga: Perusahaan Malaysia Berencana Investasi di KEK Maloy, Dana Rp 75 Triliun Disiapkan

Dengan begitu dirinya juga berpesan kepada para pemilik baliho agar bisa menurunkan jika memang waktunya sudah habis.

Pasalnya, tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak baliho yang terlihat adalah ucapan-ucapan hari besar dan itu milik per-orangan.

“Jadi sebelum kita tertibkan saya minta pemilik untuk bisa mecabutnya,” tegasnya.

Baca juga: FX Yapan Terima Penghargaan dari JMSI Kaltim sebagai Kepala Daerah yang Aktif Lestarikan Budaya

Dan juga ia meminta kepada DPMPTSP untuk bisa memberikan data terkait izin pendirian baliho.

Hal itu dilakukan agar kedepannya Satpol PP bisa tahu mana saja yang memiliki izin atau tidak.

“Keculi yang memang tidak izin maka sesegera mungkin akan kita turunkan. Tetapi, jika yang memiliki izin ini tidak bisa kita tindak karena itu sudah ada izinnya,” tandasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved