Berita Regional Terkini

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Jawab Usulan Walikota Depok yang Ingin Daerahnya Gabung Jakarta Raya

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil jawaban usulan Walikota Depok, Mohammad Idris yang ingin daerahnya bersama penyangga DKI Jakarta digabung Jakarta Raya

Instagram ridwankamil/TribunJakarta.com
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil - Walikota Depok, Mohammad Idris. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil jawaban usulan Walikota Depok, Mohammad Idris yang ingin daerahnya bersama penyangga DKI Jakarta digabung Jakarta Raya 

TRIBUNKALTIM.CO - Wacana daerah-daerah penyangga Daerah Khusus Ibu Kota (DKI ) Jakarta yakni Depok, Bogor dan Bekasi untuk digabungkan dengan Jakarta menjadi Jakarta Raya mengemuka.

Wacana Depok, Bogor dan Bekasi digabung dengan Jakarta menjadi Jakarta Raya ini mengemuka setelah pernyataan Walikota Depok, Mohammad Idris.

Terkait dengan usulan Walikota Depok, Mohammad Idris ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun akhirnya memberi pernyataan terbuka.  

Diketahui, ada sejumlah daerah penyangga DKI Jakarta yang tidak tergabung dalam Provinsi DKI Jakarta.

Wilayah Depok, Bogor, dan Bekasi masuk wilayah Provinsi Jawa Barat.

Sementara Tangerang masuk wilayah Provinsi Banten.

Pernyataan Walikota Depok Mohammad Idris yang menginginkan agar daerah-daerah penyangga DKI Jakarta seperti Depok digabungkan menjadi Jakarta Raya pun segera ditanggapi oleh pucuk pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui TribunJabar.id (grup TribunKaltim.co) di The Trans Luxury Bandung menanggapi usulan Walikota Depok, Mohammad Idris.

Baca juga: Langkah GNIJ Setelah Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Capres 2024, Survei PPI: Elektabilitas Melonjak

Menurut Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini, celetukan tersebut sah-sah saja.

Namun kemudian Ridwan Kamil langsung memberikan penjelasan terkait dengan penyatuan atau pemisahan daerah termasuk proses pembentukan Provinsi Jabar.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, "Yang namanya celetukan boleh-boleh saja. Semua ini kan adalah kesepakatan sejarah dan kesepakatan politik ya." 

Selanjutnya, Ridwan Kamil menambahkan penyatuan atau pemisahan sebuah daerah merupakan perjalanan politik dan sejarah yang panjang.

Seperti halnya pembentukan Jabar sehingga menjadi seperti saat ini dengan 27 kota dan kabupaten, termasuk Kota Depok.

"Dulu Banten bagian Jabar, sekarang nggak. Ya sesuai sejarahnya aja setelah itu."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved