Berita Nasional Terkini

Jasad Baharuddin Ditemukan, Begini Cara Warga Sei Menggaris Nunukan Jebak Buaya

Jasad Baharuddin (29) yang dinyatakan hilang di sungai sejak Kamis (14/07), pukul 23.30 Wita

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Jenazah korban dievakuasi usai ditemukan meninggal dunia di dalam perut buaya.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO- Jasad Baharuddin (29) yang dinyatakan hilang di sungai sejak Kamis (14/07), pukul 23.30 Wita.

Penemuan jasad Baharuddin membuat warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan  geger.

Lalu bagaimana warga bisa menjebak buaya sepanjang 4 meter itu.

Ternyata warga memiliki cara ampuh dengan menjadikan ayam jadi umpan. Ayam itu telah ditaburi racun.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Kesiapsiagaan, Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan jasad Burhanuddin baru didapatkan pada pencarian hari ke empat oleh warga setempat.

Baca juga: Bak Lepas dari Mulut Harimau, Zelenskyy Malah Masuk Mulut Buaya, Kini Ukraina Darurat Hadapi Putin

Baca juga: Warga Sei Menggaris Nunukan Geger, Mayat Baharuddin Ditemukan di Perut Buaya

Baca juga: Kebelet Ingin Buang Air Besar di Sungai, Seorang Pria di Nunukan Hilang Diduga Diterkam Buaya

"Kemarin siang warga inisiatif menjebak buaya dengan menggunakan ayam yang telah ditaburi racun. Begitu ayamnya dibuang ke sungai, buaya makan lalu mati dan terapung," kata Dede Hariana kepada TribunKaltara.com, Selasa (19/07/2022), pukul 07.15 Wita.

Menurut Dede proses evakuasi buaya sepanjang 4 meter itu dibantu oleh petugas dan warga setempat.

Lantaran curiga ada jasad Burhanuddin, warga sepakat untuk melakukan proses pembelahan perut buaya.

"Petugas hanya mengawasi aja. Warga yang membelah perut buaya itu. Sekira 15-30 menit akhirnya perut buaya terbelah dan betul jasad Burhanuddin ada di dalam perut buaya," ucapnya.

Lokasi korban ditemukan berada di koordinat 4°13'1.75"N 117°14'15.29"E, jarak dari LKP (last known position) ke lokasi korban sejauh 500 meter dengan heading 100,78 °.

Dede menyebut bahwa sungai tersebut memang merupakan muara buaya.

"Sejak pencarian hari pertama sampai hari keempat, personel kami ekstra hati-hati. Karena di situ tempat bersarang buaya. Bayangkan aja saat kami lakukan pencarian korban, buaya baik ukuran kecil dan sedang, itu mondar-mandir," ujarnya.

Informasi yang dihimpun jenazah Baharuddin telah dibawah ke rumah duka malam tadi dan rencana dimakamkan oleh pihak keluarga hari ini.

"Begitu jasad Baharuddin dikeluarkan dari dalam perut buaya, langsung dibawa menuju rumah duka," tuturnya.

Kronologis Hilangnya Baharuddin

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved