Berita Pemkab Kutai Barat
Pertamina Siap Tambah Kuota BBM ke Kubar
PT Pertamina Patra Niaga siap menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhan masyarakat Kutai Barat.
TRIBUNKALTIM.CO - PT Pertamina Patra Niaga siap menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) sesuai kebutuhan masyarakat Kutai Barat.
Syaratnya, pemkab harus menyampaikan usulan kepada Pertamina sebagai dasar referensi penambahan kuota.
Hal tersebut dikatakan Sales Manager Kaltim Kaltara PT Pertamina Patra Niaga, Ayub Ritto di ruang rapat IT, Jalan Cendana Samarinda, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Tingkatkan Kualitas ASN, UGM Sosialisasi dan Promosi S-2 dan S-3 di Kutai Barat
Turut hadir Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE, Ketua DPRD Ridwai SH, anggota DPRD H Sopyan, Asisten II Setkab Kubar, kadis Perindagkop, kepala Bagian Perekonomian, serta jajaran Pertamina Koordinator Wilayah Kaltim Kaltara, Arga Satya, Operator Head Pertamina wilayah Kaltim Kaltara, serta perwakilan pengusaha SPBU Kubar.
Sebagai tindak lanjut, kata Ayub Ritto, pihaknya melakukan pengiriman produk pertalite dan pertamax untuk normalisasi lapangan.
Mengirimkan SPOB 1x150KL sebagai floating storage di Pelabuhan Melak.
Hiswana Migas juga akan mengirimkan surat untuk permohonan perbaikan jalan ke provinsi.
Ketua DPRD Ridwai SH menyampaikan, kekurangan pasokan sejak Juni hingga Juli 2022 yang mengakibatkan kelangkaan BBM di Kubar.
Baca juga: Komisi V DPR RI Reses di Kutai Barat, Bupati FX Yapan Berharap Ada Solusi bagi Daerah
Untuk itu, kuota untuk Kubar perlu ditambah sehingga bisa menutupi kebutuhan masyarakat.
"Pertamina pada prinsipnya siap menambah kuota BBM sesuai kebutuhan di Kubar dan Kutai Barat siap menyampaikan usulan. Asal kuota BBM tetap terpenuhi sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM," ujar Ridwai.
Sekali lagi, kelangkaan BBM di Kubar memang akibat kekurangan pasokan dari Pertamina, sehingga membuat kepanikan di masyarakat.
"Masyarakat berlomba-lomba membeli untuk menyimpan. Padahal biasanya sehari hanya memerlukan dua liter, namun mereka membeli 5-10 liter sehingga terjadilah kelangkaan. Dan masyarakat jangan percaya isu pertalite akan dihilangkan. Yang jelas, Pertamina menyampaikan pertalite tetap ada, dan yang lebih penting masyarakat jangan panik, karena BBM tetap tersedia," tegas Ridwai.
Selanjutnya, Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE didampingi Kepala Bagian Perekonomian Agustinus Dalung menyampaikan, Pertamina juga siap melakukan penggantian BBM jenis pertamax yang tidak masuk ke Kubar berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Pemkab Kubar di SPBU dan APMS, sehingga ada peralihan pengguna pertamax ke pertalite.
"Selain pembahasan penambahan kuota BBM untuk Kubar, PT Pertamina juga menyampaikan kesiapan melakukan pengiriman BBM ke Kubar melalui jalur air/sungai, mengingat jalan darat trans Kubar ke Samarinda (provinsi) yang rusak," ungkap wabup.
Baca juga: Buntut dari Kelangkaan BBM, Pemkab Kubar dan Pertamina Lakukan Pertemuan
Dari hasil rapat Pemkab bersama PT Pertamina diketahui kenapa banyak APMS di Kubar yang sering tutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-dan-Pemkab-Kubar-rapat-dengan-manajemen-PT-Pertamina.jpg)