Berita Berau Terkini
Capaian Vaksin Booster di Berau Masih Rendah, Baru Mencapai 33 Persen
Pemerintah Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih konsen pada pemenuhan capaian vaksin covid-19 dosis 3 atau booster.
TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih konsen pada pemenuhan capaian vaksin covid-19 dosis 3 atau booster.
Walaupun, dikabarkan pemerintah tengah mempertimbangkan adanya dosis keempat akibat varian virus corona yang terus bermutasi.
Bahakan, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Totoh Hermanto menuturkan bahwa capaian booster di Kabupaten Berau masih rendah, yakni baru diangka 33 persen.
Baca juga: Ketua DPRD Bontang Ingatkan PKT Agar Nyalakan Sirine Jika Ada Insiden Ledakan
Sementara kata dia, vaksinasi dosis keempat hanya bisa diberikan kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi dosis booster.
"Capaian dosis booster kita saja masih rendah," ucapnya, Senin (25/7/2022)
Menurut dia, pemberian dosis keempat belum terlalu urgent dan sifatnya masih wacana serta perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut oleh pemerintah pusat.
Baca juga: Cuaca Balikpapan Besok, Selasa 26 Juli 2022, Pagi Berawan, Malam akan Hujan Disertai Petir
Beda hal kata dia, jika penyebaran Covid-19 semakin parah, bisa saja kebijakan tersebut akan berlaku.
"Tentunya kita semua berharap agar penyebaran tidak parah dan mutasi Covid-19 tidak terjadi lagi" harapnya.
Hingga saat ini ungkap Totoh, belum ada terdeteksi sub varian Omicron BA.4 dan BA.5 masuk ke Kabupaten Berau.
Baca juga: Anak di Kutim Wajib Dapat Pendidikan Dasar, Anggota DPRD Kaltim Ini Suarakan Gerakan Orangtua Asuh
Sementara itu, tercatat ada sembilan pasien yang terpapar Covid-19 per 24 Juli.
"Mayoritas pasien berada di Kecamatan Tanjung Redeb, lainnya di Teluk Bayur dan Segah," bebernya.
Dia menambahkan, jika nantinya kebijakan dosis keempat resmi diberlakukan, pihaknya selalu siap mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat.
Baca juga: Hujan Deras Landa Balikpapan, Kawasan Jalan MT Haryono Terendam Banjir dan Sebabkan Kemacetan
Sebab, yang paling utama yakni kesehatan masyarakat. Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin.
"Karena kebijakan itukan untuk seluruh Indonesia bukan hanya di Berau saja," katanya.
Baca juga: Jadwal dan Lokasi Vaksin Booster di Penajam Paser Utara, Minggu 24 Juli 2022
Baca juga: Upaya Pencegahan Sebaran Malaria di PPU, Dinkes Usulkan Pemkab Bentuk Perda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vaksinasi-sasar-masyarakat-umum-di-Berau.jpg)