Selasa, 14 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Mengaku Anggota Polri dan Dishub Samarinda, Residivis ini Peras Sopir Truk Nakal

Tidak hanya mengaku sebagai anggota Polri, pria berinisial AG (35) ini, seringkali juga mengaku sebagai petugas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
AG (baju pesakitan) saat dihadirkan dalam press release di Mapolresta Samarinda, Senin (25/7/2022) siang tadi.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kerap mengaku sebagai anggota polisi dan lakukan pemerasan terhadap sopir truk yang nekat melintasi Jembatan Achmad Amins atau eks Mahkota II Samarinda, seorang pria warga Kecamatan Sambutan harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Tidak hanya mengaku sebagai anggota Polri, pria berinisial AG (35) ini, seringkali juga mengaku sebagai petugas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Samarinda.

"Jadi sasarannya pengendara dengan pelanggaran kasat mata, seperti truk yang memaksa melewati Jembatan Achmad Amins,

Sekali memeras pelaku meminta uang senilai Rp 1,5 juta. Kalau menolak maka Ia mengancam menaham surat KIR atau STNK korban," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dalam keterangan rilisnya, Senin (25/7/2022).

Baca juga: DPRD Bontang Minta Diselesaikan Dengan Musyawarah Soal Pungli di Pasar Citra Mas Lok Tua

Baca juga: Terkuak Fakta Lain Pedagang Pasar Bogor Curhat ke Jokowi soal Pungli, Polisi Ungkap Kasus Sebenarnya

Baca juga: Walikota Samarinda Temukan Dugaan Pungli Parkir yang Libatkan Oknum Dinas Perhubungan

Aksi AG pun terungkap saat sejumlah sopir truk melapor ke Mapolresta Samarinda pada Minggu (17/7) lalu.

"Waktu itu ada 3 korban berbeda dengan pengakuan sama telah menjadi korban pemerasan oleh seorang pria yang mengaku polisi," bebernya.

Setelah didalami rupanya AG merupakan seorang residivis yang baru menghirup udara bebas pada 2019 lalu.

"Dia (pelaku) tidak menggunakan atribut ataupun seragam. Misal ada polisi, ngakunya LLAJ. Atau kalau ada Dishub, mengaku sebagai anggota Polri," jelasnya.

Baca juga: Ini Alasan Kompol Lucky Carvarino Dicopot dari Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Bukan Karena Pungli

Di akhir sesi rilis, AG sempat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para korban yang telah Ia peras.

"Saya berjanji ini yang terakhir," ucapnya terbata-bata menahan tangis. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved