Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Jalin Konektifitas Disektor Dagang, Pemprov Jawa Timur Dijamu HIMPERRA Kaltim Buah Durian

Guna memupuk silaturahmi kegiatan bisnis dan meningkatkan pemasaran produk antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur diselenggarakan Misi Dagang

Tayang:
Penulis: Nevrianto | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Nevrianto
MISI DAGANG - Kepala Disperindag Kaltim Drajat Irawan, didampingi Pengurus IWAPI Jawa Timur, Ketua HIMPERRA Kalimantan Timur,Muhammad Sofian , GM Palaran City, Sunarto saat kegiatan Misi Dagang Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Timur dalam forum bisnid melalui kunjungan ke Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Kalimantan Timur di Ruko Palaran City Jalab Dwikora Samarinda,Kamis (28/8/2022). (Tribun Kaltim/Nevrianto) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Guna memupuk silaturahmi kegiatan bisnis dan meningkatkan pemasaran produk antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur diselenggarakan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Timur Dalam bentuk forum bisnis kunjungan ke gedung Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Kalimantan Timur di Ruko Palaran City Jalan Dwikora Samarinda,Kalimantan Timur,Kamis (28/8/2022) sore.

Disambut pengalungan manik khas Kalimantan Timur kemudian mencicipi buah durian, Kepala Disperindag Kaltim Drajat Irawan mengutarakan kegiatan kunjungannya merupakan rangkaian dari misi Dagang antara Pemprov Jawa Timur dengan Pemprov Kaltim .

"Misi yang diusung guna membangun dan meningkatkan konektifitas jejaring antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan timur yang tujuannya yang pertama untuk meningkatkan pemasaran produk unggulan masing masing provinsi.

Baca juga: Para Pedagang Bendera Merah Putih Mulai Menjamur di Pinggir Jalan Kutai Barat

Bagaimana produk unggulan itu kita dipasarkan baik produk unggulan Jawa Timur dan Produk ungulan kaltim.

Kemudian mencari substitusi impor karena ada beberapa barang yang masih kita impor bisa jadi ada di Kalimantan Timur atau bisa jadi ada di Jawa Timur," ungkapnya.

Tujuan Ketiga dalam rangka untuk ketersediaan barang pokok dan barang penting diantara Provinsi Jawa Timur dan Provinai Kalimantan Timur.

"Terkadang produk ayam yang tersedia di Kalimantan Timur dari Jawa Timur, kemjdian telur, bawang merah dari jawa timur.Sehingga dengan kerjasama ini barang pokok dan barang penting barang distribusi barang pokok lancar dan disparitas harga bisa lebih rendah," tuturnya.

Baca juga: Gakeslab Indonesia Gelar Seminar Kesehatan, Bahas Persiapan Sarana Kesehatan di IKN Nusantara

Kemudian tujuan kerja sama ini pula Kadisperindag Jawa Timur mendorong penggunaan produksi dalam negeri.

"Karena adanya kerjasama ini maka kita bisa menggunakan produk UKM saja jntuk belanja pemerintah. Dari situlah kemudian dijabarkan dalam bentuk 2 MoU kelompok Pertama kelompok pemerintah, diantaranya masing-masing Disperindag, masing masing Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan dan beberapa sektor ekonomi ada juga badan kepegawaian tentang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Berikutnya dengan pihak swasta ada bidang perumahan, KADIN maupun Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dengan Multi Produk. Ada pula kerja sama bisnis di nidang memperhatikan potensi daerah," paparnya.

Diantara MoU Pemprov Jawa Timur dengan Pemprov Kalimantan Timur ada HIMPERRA, diantaranya Himperra Kaltim dan Jatim ketemu.

Baca juga: Armada Pengangkut Sampah di Sangatta Kutim Terbatas, Penanganan jadi Terhambat

Saya diundang menindaklanjut MoU di Hotel Senyiur tadi siang. Sehingga saya melihat mudah mudahan dengan pertemuan diantara mereka bisa saling kerja sama perkembangan properti bisa berkembang.Mungkin seperti penyediaan bahan baru cat,semen dan sebagainya.Intinya memberikan efek positif terhadap neraca perdagangan kedua provinsi dan kesempatan pentingkatan pendapatan di kedua provinsi. Produk jawa timur air dalam kemasan, air telur bawang merah.Sementara kita juga mengambil produk dari Kaltim batu bara, Sawit , kayu. Jujur lebih banyak Kaltim ke Jawa Timur neraca penjualannya karena di Kalimantan lebih banyak batu bara plus minus antara sekira 20 sampai 30 persen," jelas Kadisperindag Jawa Timur.

Baca juga: Rencana Bentuk Satuan Khusus Pengamanan IKN Nusantara, Kabarhakam Polri Masih Merancang

GM Palaran City,Sunarto bersyukur menikmati bisnis pembangunan properti sehingga menerima dengan baik kunjungan Dinas Perindustrian dan Perdanganan Jawa Timur.
Meskipun masuk ke Kaltim dan Samarinda sebulan sebelum Pandemi di tahun 2019.

"Memang karakter orang di Kalimantan Timur berbeda dengan Jawa Timur. Kalau di Kalimantan orang yang beli rumah dengan biaya tunai dan menawar dengan wajar tak sampai 20 persen dari harga unit rumah. Sedangkan di Jawa Timur Surabaya orang sukanya Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dengan promo khsusus tak mau uang muka tapi mampu bayar angsuran," katanya.

Baca juga: Wakili Bontang di Provinsi Kaltim, Ini Empat Nama Calon Paskibraka dari Bontang dan Asal Sekolahnya

Sementara Ketua HIMPERRA Kalimanran Timur,Muhammad Sofian mengatakan kegiatan HIMPERRA Kaltim mengalami peningkatan aktifitas dan eksis menjalankan bisnis .

"Ada sekitar 30 anggota HIMPERA di Seluruh Wilayah Kaltim.Banyak juga teman teman HIMPERRA Kaltim mengembangkan perumahan di kaltim. HIMPERRA juga menampung pengembang yang baru yang baru bangun dua atau tiga rumah," ujarnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved