Banjir di Samarinda
Para Pengendara dan Siswa Terjebak Banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda
Hingga saat ini sejumlah kawasan di Kota Samarinda masih tergenang banjir cukup dalam setelah diguyur hujan sedari pukul 15.45
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hingga saat ini sejumlah kawasan di Kota Samarinda masih tergenang banjir cukup dalam setelah diguyur hujan sedari pukul 15.45 hingga 17.30 Wita.
Terutama arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan hingga Terminal Lempake nyaris lumpuh total dikarenakan terendam banjir sedalam 40-50 centimeter.
Terpantau di lokasi puluhan kendaraan roda dua mengalami mogok mendadak setelah sang pengendara mencoba menerobos banjir tersebut.
Tidak hanya itu, hampir sepanjangan Jalan Bukit Alaya dipenuhi ratusan pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang tidak bergeser barang sedikitpun.
Baca juga: Tanggulangi Banjir di Samarinda, Normalisasi Sungai Karang Mumus Berlanjut, Tanggul Bakal Diperkuat
Baca juga: Sejak Siang hingga Sore, 33 Wilayah di Samarinda Masih Digenangi Air Banjir
Baca juga: Komisi III DPRD Yakin Penanganan Banjir di Samarinda pada Tahun Ini Akan Signifikan
"Sudah 3 jam di sini. Enggak bisa gerak karena banjirnya dalam dari jam 4," keluh Wandi (48) salah seorang pengemudi yang hendak menuju ke Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Saat ini jajaran Polresta Samarinda dibantu relawan telah turun membantu para pengendara yang memerlukan bantuan.
Teranyar diterima informasi bahwa sebanyak 160 siswa SMAN 13 Samarinda tidak bisa pulang ke kediaman masing-masing lantaran terjebak banjir tersebut.
"Tolong bantu tim evakuasi. Ada beberapa siswa pingsan," terang Fadli salah seorang relawan Info Taruna Samarinda (ITS).
"Kemungkinan lapar karena telat pulang," lanjut Fadli.
Beruntung tidak lama berselang 1 unit truk personil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda diturunkan untuk mengevakuasi para siswa dan pengendara yang masih terjebak banjir yang semakin meninggi.
Hingga berita ini diturunkan, Pukul 19.20 Wita ratusan pengendara terus memadati tepi Jalan DI Panjaitan menunggu turunnya debit air. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/menunggu-surutnya-banjir.jpg)