Berita Balikpapan Terkini

Rayakan Hari Mangrove Internasional, PU dan YML Kenalkan Ekosistem Mangrove pada Guru SD-SMP Kukar

Planète Urgence (PU) dan Yayasan Mangrove Lestari (YML) mengadakan pelatihan dan lokakarya mengenai Konservasi Ekosistem Mangrove

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Pelatihan dan lokakarya mengenai Konservasi Ekosistem Mangrove di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Dalam rangka Hari Mangrove Internasional, yang bertepatan pada tanggal 26 Juli, Planète Urgence (PU) dan Yayasan Mangrove Lestari (YML) mengadakan pelatihan dan lokakarya mengenai Konservasi Ekosistem Mangrove.

Kegiatan ini didukung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Kependidikan Kecamatan Muara Badak.

Sehingga seluruh guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini yang diselenggarakan pada Kamis (28/7/2022) kemarin lusa.

Mulyono Sardjono selaku Environmental & Development Program Manager, menguraikan isi rangkaian pelatihan dan lokakarya, yang berisikan materi pengetahuan umum mangrove.

Baca juga: Tangkal Gelombang Tinggi yang Rusak Daratan Pakai Pohon Mangrove

Baca juga: Lanal Sangatta Tanam Ribuan Bibit Pohon Mangrove di Garis Pantai Kabupaten Kutai Timur

Baca juga: Hari Mangrove Sedunia di Balikpapan, PT SSB Menanam Pohon Lewat Program Saya Sayang Bumi

“Terdapat materi umum, berupa metode dan teknik penanaman mangrove, hingga metode dan media pembelajaran konservasi ekosistem mangrove,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima TribunKaltim.co, Senin (1/8/2022).

“Karena meskipun dekat dengan lokasi ekosistem mangrove, pengenalan dan pemahaman mereka tentang ekosistem mangrove masih terbatas,” imbuhnya.

Mulyono mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh guru di Kecamatan Muara Badak dapat menjadi agen penghijauan, serta bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan bagi peserta didiknya di sekolah.

Sementara itu, Wawan, salah satu guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 017 Muara Badak yang mengikuti kegiatan ini, merasa bersyukur karena telah mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru.

“Kami sangat bersyukur dengan diadakannya pelatihan ini, terutama dari PU dan YML yang telah membagikan pengetahuannya mengenai ekosistem mangrove, bagaimana penanamannya, pemeliharaannya,” ujar Wawan, menurut keterangan resmi yang diterima TribunKaltim.co, pada Senin (1/8/2022).

“Semoga pengetahuan yang sudah kami terima hari ini, bisa langsung kami terapkan bersama murid-murid juga,” harapnya.

Mulyono juga menyampaikan, akan merencakan agenda dalam peringatan Hari Mangrove Internasional ini, PU dan YML melakukan kunjungan ke beberapa sekolah yang ada Kecamatan Muara Badak

“Untuk menyebarluaskan pentingnya ekosistem mangrove kepada murid-murid di sekolah. Kegiatan ini direncanakan untuk mulai dilakukan pada minggu pertama bulan Agustus 2022,” tukas Mulyono.

Baca juga: Berau Kembangkan Destinasi Wisata Berbasis Low Carbon, Mangrove Tembudan Pilot Project Kemenparekraf

Ia menginfokan, bahwa kegiatan serupa juga akan dilakukan di Kecamatan Muara Adang, Kabupaten Paser pada akhir Agustus 2022, dalam lingkup Proyek New Mahakam.

“Jadi ini merupakan proyek kerjasama reforestasi ekosistem mangrove Kalimantan Timur antara PU, YML dan Pokja Pesisir Balikpapan,” terang Mulyono.

“Namun nanti tidak hanya kegiatan penanaman mangrove saja, dalam proyek ini juga meliputi kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat lokal dan peningkatan kesadaran lingkungan,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved