Berita Kukar Terkini
Kisah Mistis Tim SAR Saat Mencari Warga Kukar yang Hilang di Hutan Muara Kaman
Pencarian pekebun bernama Ilyas alias Makpong yang hilang di kawasan hutan Desa Puan Cepak, Muara Kaman, Kabupaten Kukar
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pencarian pekebun bernama Ilyas alias Makpong yang hilang di kawasan hutan Desa Puan Cepak, Muara Kaman, Kabupaten Kukar, Provinsi Kalimantan Timur, belum berbuah hasil.
Makpong memang terbilang sudah tua, usianya sekira 60 tahun. Kondisinya juga terbilang tidak terlalu sehat, karena harus berjalan ditopang tongkat.
Camat Muara Kaman Barliang mengatakan, selama tiga hari terakhir melakukan pencarian terhadap Makpong, tim SAR gabungan justru merasakan keanehan.
Mulai dari suara seperti bisikan, ada yang memanggil dan juga suara kayu yang dipukul di dalam hutan. Namun, setelah dicari tidak ditemukan sesuatu.
Baca juga: 8 Orang Dilaporkan Hilang di Hutan Desa Puan Cepak Kukar
Bahkan, kata Barliang, menurut pengakuan sebagian Tim SAR, mereka sering kali secara tiba-tiba merasa linglung saat hendak mulai mencari Makpong.
Alat-alat penunjang yang digunakan untuk mencari Makpong di dalam hutan pun tidak dapat berfungsi dengan baik. Contohnya seperti traktor dan GPS.
“Kita mau melangkah untuk pencarian tapi tiba-tiba berubah seperti orang melamun, saya merasakan sendiri,” ungkap Barliang, Selasa (2/8/2022).
Ia melanjutkan, di hutan tersebut ada sebuah pulau kecil yang bentuknya menyerupi ular. Tim SAR Gabungan merasa hanya berputar-putar saja selama berhari-hari mencari korban.
Baca juga: 7 Orang Hilang di Hutan Muara Kaman Berhasil Ditemukan, Polisi Ungkap Kendala Evakuasi
"Kita ini sering kali mendapatkan bisikan, seperti memberi tahu keberadaan Makpong di area hutan tersebut. Kemudian ada suara orang tua seperti suara mukul-mukul (kayu), tapi berpindah-pindah," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, delapan orang warga Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) dikabarkan hilang, pada Kamis (28/7/2022).
Kronologi kejadian tersebut bermula pada saat salah satu seorang warga bernama Rinda kehilangan suaminya bernama Makpong di area perkebunan di kawasan Desa Puan Cepak, Muara Kaman.
"Ketika sedang berkebun, sekira pukul 11.00 Wita, Rinda sudah tidak melihat suaminya lagi di sekitar kebun," ujar Kasi Operasi Basarnas Kalimantan Timur (Kaltim), Basri.
Diperkirakan korban telah tersesat di dalam hutan. Bahkan, hingga pukul 16.00 Wita, korban tak kunjung kembali ke pondok.
Baca juga: Pencarian Hari Ketiga, Warga Desa Puan Cepak Kukar Kaitkan Hilangnya Makpong dengan Mahluk Halus
Merasa khawatir akan terjadi sesuatu, Rinda pun menghubungi kerabatnya dan meminta bantuan untuk mencari keberadaan suaminya yang sedang tersesat di hutan tersebut.
"Rinda (istri) yang panik menghubungi kerabat, bahwasanya suaminya hilang di hutan," terang Basri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Polsek-muara-kaman-kukar-relawan.jpg)