Berita Kutim Terkini

Pemkab Kutim Gelar Bazaar UMKM, 60 Tenan Ramaikan Pasar Induk Selama Sepekan

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah menggelar rangkaian acara peringatan Hari Koperasi

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Keramaian Bazaar UMKM di Pasar Induk Sangatta, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah menggelar rangkaian acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75.

Kali ini, acara digelar dengan bazar UMKM yang berlangsung selama sepekan yakni tanggal 1-8 Agustus di Pasar Induk Sangatta, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyebut bahwa Hari Koperasi ini menjadi ajang menunjukkan eksistensi koperasi serta UMKM di Kutim.

Diharapkan seluruh pelaku usaha lokal di Kutim bisa menyambut baik setiap event promosi ini dan memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali bangkit.

“Ini tahun kebangkitan UMKM dan koperasi, saya berharap di era ini ekonomi kerakyatan terus muncul dan berkembang,” ucapnya sebelum membuka bazar UMKM secara resmi, Senin (1/8/2022) malam.

Baca juga: Serapan Anggaran Kutim 37 Persen, Wabup Kasmidi Dorong Unit Layanan Pengadaan Dilelang

Baca juga: Kutim Berhasil Turunkan Penyakit Kaki Gajah, Begini Cara Pemkab Tekan Penularan di bawah 1 Persen

Baca juga: Rekrutmen Tenaga Kerja untuk Sektor Tambang Kutim, Banyak Gagal di Tes Psikologi dan Kesehatan

Ardiansyah mengungkapkan, manajemen pengelolaan koperasi membutuhkan jajaran pengurus yang selalu bertindak profesional dan amanah, guna menjadikan koperasi semakin maju dan dapat bersaing dengan lembaga lainnya.

Koperasi bukanlah milik perorangan namun seluruh anggota, maka anggota yang terlibat di dalamnya harus amanah, khususnya dalam transparansi keuangan.

Selain itu, diharapkan koperasi juga bisa terus berkembang dengan menggunakan kemajuan informasi dan teknologi dalam pengelolaan keuangannya.

“Profesionalitas harus diterapkan kepada pengurus koperasi. Selain harus bisa mengukur kemampuan, juga harus membesarkan organisasi bukan besar karena organisasi,” ujarnya.

Sementara, Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Darsafani melaporkan pelaku UMKM yang ikut bazar ini sebanyak 60 tenant.

Tidak semuanya berasal dari Kutim, namun ada juga tenan atau penyewa yang berasal dari luar daerah Kutim.

Baca juga: Open Turnamen AFKAB Kutim Resmi Terselenggara, 16 Tim Futsal Bertanding Memperebutkan Juara

“Jumlah pelaku usaha yang ikut bazar ada 60-an, 15 UMKM dari luar Kutim dan selebihnya adalah UMKM Kutai Timur,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved