Berita Penajam Terkini

Utang Dinas PUPR Penajam Paser Utara Tahun 2021 Tersisa Rp 162 Miliar

Total utang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2021 masih tersisa Rp 162 miliar.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Sekretaris DPUPR PPU, Safwana, mengungkapkan, utang Dinas PUPR sampai dengan semester satu itu totalnya Rp 155 miliar pada Rabu (3/8/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Total utang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara ( DPUPR PPU) tahun 2021 masih tersisa Rp 162 miliar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPUPR Penajam Paser Utara, Safwana Kepada TribunKaltim.co, Selasa (2/8/2022).

Safwana menyampaikan, dari total utang tersebut yang jumlahnya kurang dari Rp200 juta akan dilunasi secepatnya.

Hal itu karena DPUPR PPU tahun ini, mendapatkan alokasi anggaran dari APBD Perubahan 2022 sebesar Rp95 miliar.

Baca juga: 450 Unit Rumah di Kabupaten Paser Dapat Program BSPS dari Kementerian PUPR

"Utang Dinas PUPR sampai dengan semester satu itu totalnya Rp 155 miliar, itu sudah yang lengkap berkas, kemudian kita dapat alokasi di perubahan itu dapat Rp95 miliar itu sudah kami input," ungkap Safwana.

Adapun beberapa item yang akan dilunasi itu seperti pengadaan barang jasa. Diperkirakan sekitar 40 persen utang PUPR PPU tahun 2021 bisa dibayarkan tahun ini.

"Kalau kita presentasikan dengan uang yang dikasi Rp95 miliar itu kurang lebih 40 persen dibayar sesuai alokasi tersebut," katanya.

Meski demikian, Safwana berharap jika ada dana transfer yang masuk, sisa utang yang lain menyusul bisa dilunasi juga tahun ini.

Baca juga: Berikut 6 Usulan Raperda yang Dibahas dalam Paripurna DPRD Penajam Paser Utara

"Mudahan nanti uang kurang bayar ini bisa diserahkan semua tahun ini, bisa melalui transfer, itu bisa terbayarkan," katanya.

Utang-utang DPUPR PPU meliputi, utang bendungan Lawe-lawe, utang pengadaan dumptruck, escafator amfibi yang nilainya Rp3 miliar.

"Pengadaan dumptruck juga akan dilunasi pelunasan amfibi Rp3 miliar, jadi pekerjaan 2021 yang terbayar itu cuma dari Bankeu aja," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved