Kamis, 16 April 2026

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Masyarakat Lokal PPU Dapat Berpartisipasi, Gubernur Isran Berterima Kasih kepada Menaker

Gubernur Isran Noor sangat mengapresiasi Pelatihan Berbasis Kompetensi di kawasan IKN Nusantara. Pelatihan dihadiri Bambang Susanto dan Menaker.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humasprov Kaltim
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Gubernur Kaltim Isran Noor menghadiri pembukaan pelatihan kerja bagi masyarakat kawasan IKN, Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) untuk masyarakat di kawasan IKN Nusantara, kembali berlanjut.

Pembukaan PBK Tahap 2 di Titik Nol IKN, Kamis (4/8/2022) lalu, dihadiri Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari PBK Tahap 1 yang dilaksanakan pada 4-27 Juli bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda 2022 di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Isran Noor sangat mengapresiasi PBK tersebut, apalagi baru kali pertama ada kementerian menggelar pelatihan kerja bagi masyarakat di kawasan IKN Nusantara.

"Baru ini ada kementerian buka pelatihan di IKN. Ya senang saja dan bangga. Sukses pelatihannya Bu Menteri," ucap Isran Noor di hadapan Menaker dan Kepala Otorita IKN.

Baca juga: Realisasi Investasi Kaltim Meningkat Signifikan

Menurut Isran Noor, pelatihan ini juga sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk pemulihan ekonomi negara.

Dalam artian, negara sudah mulai menyiapkan tenaga kerja berkompeten dalam berbagai bidang dan berdaya saing.

Pelatihan keterampilan ini benar-benar dibutuhkan perusahaan guna menunjang pembangunan di IKN.

"Terima kasih Bu Menteri sudah berkenan melaksanakan program ini. Saya pastikan pelatihan ini bermanfaat bagi pengembangan IKN," ujar Isran Noor, mengakhiri sambutannya.

Sementara Kepala Otorita IKN Bambang Susantono memastikan, dengan adanya pelatihan ini,masyarakat lokal dapat berpartisipasi dalam pembangunan IKN.

"Harapan kami di Otorita, semua saudara-saudara yang berada di sekitar Otorita IKN tidak menjadi penonton dalam proses pembangunan IKN," tandasnya.

Menurut Bambang, IKN adalah world class city for all. Sebuah kota berkelas dunia, sehingga diharapkan semua masyarakat di kawasan IKN dapat berpartisipasi melalui peningkatan kompetensi.

"Yang kurang sedikit skill-nya bisa disebut upskilling atau bahkan reskilling. Kita berikan pelatihan-pelatihan sehingga mampu untuk bersama-sama membangun dengan sebaik-baiknya kota kita yang tercinta ini," ujarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi ke IKN Nusantara Pertengahan Agustus, Gubernur Isran: Groundbreaking Istana Negara

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan, semua masyarakat di sekitar IKN adalah aktor utama pembangunan IKN Nusantara.

"Kemenaker ingin meneguhkan komitmen pemerintah khususnya Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan masyarakat di sekitar IKN bukan jadi penonton tetapi menjadi aktor utama dalam pembangunan IKN ini," tegas Ida.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved