IKN Nusantara

Korsel Investasi Rp 100 T di Indonesia, Bahllil Beber LG Tertarik ke IKN Nusantara

Korsel investasi Rp 100 triliun di Indonesia, Bahllil Lahadalia beber LG tertarik ke IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan, total nilai investasi dari Korea Selatan yang digelontorkan ke Indonesia sebesar 6,72 miliar dollar AS atau setara Rp 100 triliun lebih.

Dilansir dari Kompas.com, Bahlil mengatakan, kemungkinan dari total investasi tersebut akan diperuntukkan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Komitmen investasi dari Korea Selatan ini hasil dari kunjungan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ke tiga negara beberapa waktu lalu.

"Kita tahu bahwa Bapak Presiden melakukan kunjungan kerja ke China, Jepang dan Korea, di mana salah satu komitmen investasi dari Korea sebesar 6,72 miliar dollar AS atau setara Rp 100 triliun lebih," ujarnya melalui keterangan pers virtual hasil Rapat Terbatas, Rabu (24/8/2022).
"Tadi kami laporkan ke Bapak Presiden, terkait diskusi kami dengan beberapa investor dari Korea, juga ingin investasi di IKN.

Salah satunya adalah LG," sambung Bahlil.

Baca juga: Berjarak 300 Km dari IKN Nusantara, Tanah Laut Ingin Punya Jalan Tol ke Kaltim

Baca juga: Progres Jalan Lingkar Sepaku yang merupakan Akses Utama ke IKN Nusantara Kaltim yang sedang DIbangun

Baca juga: Euforia IKN Nusantara, Daerah Tetangga Kaltim Siapkan Ternak Hingga Pariwisata

Selain itu, lanjut Bahlil, investasi LG untuk ekosistem kendaraan listrik mulai terealisasi sebagian pada tahun ini.

Sisanya, akan dimulai pada tahun depan.

"LG dalam membangun ekosistem baterai mobil semuanya masih dalam schedule, semuanya kerja, dan realisasinya sebagiannya sudah jalan.

Perlu kami sampaikan bahwa dari yang sudah ada, semuanya sudah on going.
Bahkan sebagian groundbreakingnya mulai di akhir tahun ini dan sebagian di Januari (2023)," jelasnya.

Kemudian, Korea juga menanamkan modalnya untuk bekerja sama dengan PT Krakatau Steel.

Hal ini dalam rangka mengembangkan baterai kendaraan listrik. "Total dari 6,72 miliar dollar AS, ada 3,5 miliar dollar AS kerja sama Posco dengan Krakatau Steel untuk pengembangan produk baja pabrik baterai (kendaraan listrik).

Seluruh perizinan dan insentifnya sudah clear," ucap Bahlil.

Sebelumnya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, saat ini pembangunan IKN masih sesuai jadwal.

Pemerintah juga segera membuka peluang investasi agar para investor mau bergabung dalam pembangunan awal IKN Nusantara.

"Jadi sore ini Bapak Presiden dan Bapak Ibu menteri, kita melihat kembali sejauh mana progress dari IKN. Overall progress on track ya, masih sesuai jadwal," ujar Bambang usai mengikuti rapat terbatas soal IKN yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden pada Selasa (23/8/2022).

Pekan depan, kata Bambang, Menteri PUPR akan menandatangani serangkaian kontrak.

"Dan tentunya kami juga mulai untuk membuka peluang-peluang investasi, untuk berbagai macam investor baik besar dan kecil, termasuk UMKM juga, untuk nanti berpartisipasi," jelasnya.

Dengan adanya perkembangan ini, Bambang berharap pada 2024 nanti ekosistem kota layak huni sudah dapat terwujud di IKN.

Sehingga tidak hanya bangunan, tetapi suasana perkotaan yang memadai sudah dapat dinikmati masyarakat. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved