Berita Kukar Terkini
30 Persen DTKS Kukar Tak Valid, Dinsos Temui Banyak Data dari Daerah Lain
Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara menyebutkan 30 persen Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kukar tidak valid.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini |
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara menyebutkan 30 persen Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kukar tidak valid.
Kepala Dinas Sosial Kukar, Hamly mengatakan, banyak ditemui data warga daerah lain masuk ke dalam DTKS mulai dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Barat.
"Hampir 30 persen DTKS Kukar tidak valid. Bayangkan kalau 1.000 kali 30 persen hampir 300 tidak ada orangnya di tempat kita, kan yang rugi kita,” ujarnya, Sabtu (27/8/2022).
Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Sosial mendapat mandat dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah untuk mendata ulang DTKS secara riil di lapangan.
Data yang sudah sesuai dengan kondisi riil di lapangan kemudian akan disampaikan ke Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca juga: 306 Calon Kades di Kukar Bakal Ikut Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2022
Mengingat, selama ini DTKS Kabupaten Kukar yang telah disampaikan ke Kemensos, begitu dikembalikan tidak sesuai lagi dengan data awal.
Menurut Hamly, banyak yang terkejut melihat banyaknya data dari kabupaten dan provinsi lain yang masuk ke dalam DTKS Kukar.
Tak diketahui apa penyebabnya, yang jelas pihaknya akan fokus bekerja dan memperbaiki data yang ada.
Ini sesuai dengan pesan Bupati agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Misalnya nelayan, itu harus lebih jelas lagi. Karena ada nelayan yang hanya bosnya aja. Kalau dikasih bosnya, yang nelayan itu ndak dapat (bantuan),” jelas Hamly.
Baca juga: Penanganan Stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara Butuh Sinergi dan Kerja Sama yang Kuat
Sementara itu, untuk mempercepat verifikasi dan validasi data, Dinas Sosial Kukar akan berkoordinasi dengan camat dan memberdayakan puskesos sebagai ujung tombak di lapangan.
“Karena data yang disampaikan ke Kemensos hanya puskesos yang punya kewenangan mengubah data. Dan pendamping sebagai pihak yang mengetahui data itu layak atau tidak. Jadi mereka harus saling koordinasi,” ucapnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-dinas-sosial-dinsos-kutai-kartanegara-hamly-tribunkaltimcomiftah.jpg)