Berita Internasional Terkini
Kemesraan Rusia dan Iran Buat Amerika Ketakutan
Simak informasi seputar dunia internasional, Rusia dan Iran makin mesra, membuat Amerika Serikat ketakutan.
Penulis: Kun | Editor: Christoper Desmawangga
Pada tahun 2021, perdagangan antara kedua negara melonjak 80 persen lebih tinggi menjadi 4 miliar dolar AS atau setara Rp52 triliun.
Baca juga: KERAS! Taiwan Sebut China dan Rusia Ganggu Tatanan Dunia di Depan Amerika, Bukan Tanpa Alasan
Rusia Perkuat Militer di Arktik
Amerika Serikat (AS) berencana menunjuk seorang duta besar untuk Arktik.
Sebelumnya, Rusia dilaporkan telah membuka kembali ratusan pangkalan militer era Soviet di kawasan tersebut, menurut Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, pada Jumat lalu.
Dilansir Al Jazeera, pergerakan ini mencerminkan kepentingan strategis dan komersial di Arktik karena esnya yang menyusut membuka jalur laut baru dan sumber daya minyak dan mineral yang luas.
"Kawasan Arktik yang damai, stabil, makmur, dan kooperatif adalah sangat penting dan strategis bagi Amerika Serikat," kata Departemen Luar Negeri AS.
"Sebagai salah satu dari delapan negara Arktik, Amerika Serikat telah lama berkomitmen untuk melindungi keamanan nasional dan kepentingan ekonomi kami di kawasan, memerangi perubahan iklim, mendorong pembangunan dan investasi berkelanjutan, dan mempromosikan kerja sama dengan Negara Arktik, Sekutu, dan mitra," jelasnya.
Delapan negara Arktik adalah Kanada, Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, Rusia, dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Stoltenberg memperingatkan soal kemampuan militer Rusia di Arktik yang bisa menimbulkan tantangan strategis bagi aliansi 30 negara.
Baca juga: Rusia Hadirkan Neraka di Hari Kemerdekaan Ukraina, Amerika Serikat Siap Kirimkan Kado
Rencana China
Invasi Rusia ke Ukraina meningkatkan kekhawatiran AS dan sekutunya tentang ambisi Moskow di seluruh dunia.
China yang mengaku sebagai negara dekat Arktik, juga memiliki ambisi di kawasan tersebut bahkan berencana membangun "Jalan Sutra Kutub".
China mengincar sumber daya mineral dan rute pengiriman baru saat lapisan es surut dengan meningkatnya suhu.
Dalam sebuah pernyataan pada Jumat lalu, Departemen Luar Negeri mengatakan Presiden Joe Biden berencana meningkatkan kepentingan daerah itu dalam pemerintah AS dengan mencalonkan seorang duta besar untuk wilayah Arktik.
Tidak disebutkan siapa yang akan dicalonkan.
