Berita Kukar Terkini

Dua Kerangka Replika Naga Erau di Kukar Rampung Dibuat, Punya Panjang 17 Meter

Dua kerangka replika naga yang akan diulur atau dilarung pada ritual puncak Erau adat Kutai rampung dibuat.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Dua kerangka replika naga yang akan diulur atau dilarung pada ritual puncak Erau adat Kutai rampung dibuat. (TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dua kerangka replika naga yang akan diulur atau dilarung pada ritual puncak Erau adat Kutai rampung dibuat.

Sepasang naga laki dan bini ini diletakan disisi kanan serta sisi kiri teras Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara (Museum Mulawarman).

Kedua naga yang dibentuk menggunakan kayu meranti, rotan, dan kain itu memiliki panjang yang sama. Yakni, 17 meter dengan diameter 85 centimeter

Proses pembuatannya cukup memakan waktu, dibituhkan 15 hari dengan 15 tenaga handal kesultanan Kutai Kartanegara yang sudah terbiasa memasang kerangka Naga Erau.

"Saya memang sudah lama molah (membuat) kerangka naga. Ini merupakan tahun ke-enam," kata seorang pengrajin, Encek Iswansyah kepada TribunKaltim.co Minggu, (4/9/2022).

Baca juga: Update Covid-19 Kaltim, Sudah 2 Pekan Balikpapan dan Bontang Masih Zona Merah

Ia melanjutkan, setelah selesai membuat kerangka, maka akan dilakukan pemasangan kepala Naga Erau. Kepala naga tersebut dipasang secara turun temurun.

Pemasangan kepala Naga Erau tak sembarangan. Harus dilakukan langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura.

Saat dilakukan ritual, di lantai tepat di depan kedua Naga akan diletakkan sajen atau dalam bahasa Kutai disebut Peduduk.

Peduduk tersebut menggunakan wadah yang di dalamnya berisi buah pisang, buah pinang, gula merah, telor ayam kampung, rokok dari daun.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pembelian Pasca Kenaikan Harga BBM, Polres Paser Siagakan Personel di Tiap SPBU

Kemudian, kelapa bersabit yang di atasnya diikatkan benang putih serta ditancapkan jarum. Selain itu, juga ada dupa yang dibakar dan dijaga agar terus menyala.

Usai dibentuk dan dipasang, sepasang Naga Erau tersebut, juga akan dibalut dengan kain berwarna kuning, kemudian ditempelkan kain 12 warna.

"Saat dipasang akan dilakukan juga ritual besawai. Sisik naga itu nantinya akan dilarung di Kutai Lama," kata Encek.

Sebagai informasi, dalam waktu dekat Kesultanan Kutai Kartanegara akan menggelar tradisi pesta rakyat Erau.

Baca juga: 2 Remaja di Bontang Terciduk Edarkan Sabu, 1 Tersangka Residivis Pernah Ditangkap saat Masih Belia

Erau merupakan budaya, serta menjadi salah satu festival tertua di nusantara yang telah beralangsung selama berabad-abad

Puncak dari acara Erau yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Kutai Kartanegara adalah Mengulur Naga.

Rombongan utusan Keraton Kutai akan mengarak sepasang replika naga memakai perahu untuk dilepas di Kutai Lama.

Saat dilepas, masyarakat akan berlomba mendapatkan sisik naga yang dipercaya dapat mewujudkan harapan orang yang memilikinya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved