Berita Kutim Terkini

Bunda PAUD Kutim Evaluasi Kegiatan Manasik Haji Cilik, ke Depan Harus Lebih Lengkap

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah berkeliling memastikan pelaksanaan Manasik Haji Cilik berjalan lancar.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah berada di tengah-tengah kegiatan manasik haji cilik di Masjid Agung Al Faruq, Kawasan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutim. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah berkeliling memastikan pelaksanaan Manasik Haji Cilik berjalan lancar.

Manasik haji yang digelar tahunan tersebut diselenggarakan di Masjid Agung Al Faruq, Kawasan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutim.

Bunda PAUD Kutim yang juga istri Bupati Kutim tersebut mengaku gembira dengan kembali diadakan manasik haji cilik setelah dua tahun pandemi.

"Kalau momen-momen seperti ini momen menggembirakan bagi orangtua, bagi guru, karena ini pembelajaran yang mendasar untuk anak-anak," ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Kegiatan manasik haji merupakan salah satu pembentukan karakter bagi anak-anak PAUD dengan harapan dapat menjadi momen mendasar untuk imajinasi spiritualnya.

Baca juga: Manasik Haji Cilik Kembali Digelar, Bupati Kutim Ingin Jenjang SD dan SMP Ikut Jadi Peserta

Sedini mungkin, anak-anak perlu diperkenalkan dengan ibadah haji sehingga ketika besar nanti tidak lagi asing dengan pelaksanaan salah satu rukun islam tersebut.

"Ini salah satu pembentukan karakter spiritual. Sedini mungkin anak-anak diperkenalkan dengan harapan dia akan mengingat momen-momen yang baik ini untuk mengembangkan imajinasi spiritualnya," ucapnya.

Pada pelaksanaan manasik haji cilik tahun 2022 ini, Siti Robiah turut mengevaluasi setiap tahapan manasik haji yang dilalui peserta.

Salah satunya tidak adanya tahapan Muzdalifah, yakni tahapan mengambil kerikil dan melempar jumrah dalam manasik haji cilik tahun ini.

"Nah ini Muzdalifah-nya belum ada, padahal Muzdalifah itu juga rukun haji untuk mengambil kerikil dan melempar jumrah," ucapnya.

Baca juga: 3 PAUD Holistik Integratif di Sangatta Utara Kutim, Cara Menekan Angka Stunting

Selain itu juga tanda antara wilayah Sofa dan Marwah sebagai lokasi tahapan ibadah Sa'i juga tidak diterapkan.

Dia berharap tahapan demi tahapan haji bisa tercermin secara lengkap pada kegiatan manasik haji selanjutnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved