Berita DPRD Kukar
DPRD Kukar Perjuangkan Listrik Hingga Balikpapan, 5 Desa di Wilayah Hulu Teraliri Listrik Tahun Ini
Sejumlah desa di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera teraliri listrik, Beberapa desa di antaranya Desa Sebelimbingan
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sejumlah desa di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera teraliri listrik.
Beberapa desa di antaranya Desa Sebelimbingan Kecamatan Kota Bangun, hingga desa di Kecamatan Kenohan.
Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi komisi II, III, IV DPRD Kukar bersama PLN UP3 Balikpapan. Listrik akan bisa dinikmati tahun ini.
“PLN merespon dengan baik. Programnya nanti ada penerangan di wilayah yang tidak bisa dijangkau PLN, akan diusahakan di realisasikan. Terutama perluasan wilayah jaringan,” kata Ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian, Selasa(6/9/2022).
Baca juga: Pj Gubernur Sulbar dan Walikota Balikpapan Tinjau Lokasi Finish Festival Sandeq 2022
Ia menjelaskan, PLN sudah memiliki rancangan kerja untuk mengkoneksikan desa-desa atau kecamatan yang belum ada listrik melalui jaringan terdekat, hingga 2024 mendatang.
Misalnya gardu induk yang berada di Kota Bangun, nantinya akan menjangkau beberapa desa hingga tingkat rukun tetangga (RT) terdekat.
Hanya saja, progresnya saat ini gardu induk Kota Bangun tersebut belum bisa dikoneksikan lantaran menunggu proses perizinan.
Sementara, terkait pemasangan kabel yang menyusuri jembatan Martadipura, perlu kajian bagaimana membentangkan kabel sepanjang kurang lebih 15 kilometer.
Baca juga: SMPN 3 Balikpapan Luncurkan Program Pendidikan, Salah Satunya Museum Pramuka Pertama di Indonesia
Berdasarkan pemaparan PLN, Desa Sebelimbingan hingga Tuana Tuha ditargetkan akan terkoneksi dengan jaringan perusahaan tahun ini.
Selain itu, kata Sopan Sopian, pembangkit induk di Desa Kahala juga akan dibangun supaya tidak ketergantungan dengan perusahaan.
“Desa Sebelimbingan dan Desa Muhuran, Insyaallah di Oktober atau November segera direalisasikan untuk dinyalakan,” bebernya.
Sedangkan desa yang jauh dari jaringan gardu induk akan diusahakan mengunakan komunal atau tenaga surya, seperti Desa Muara Enggelam, Muara Wis.
Baca juga: Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi di Pemprov Kaltim, 113 Orang Melamar
Hanya saja, komunal memiliki keterbatasan pemakaian. Sopan mengusulkan agar dibuatkan tower, lalu mengambil jaringan di Kecamatan Muara Muntai.
“Mereka menganggap itu mungkin saja bisa, artinya tidak menutup kemungkinan,” tambahnya.
Politisi Partai Gerinda ini juga menanyakan terhadap pasokan listrik di kecamatan yang masuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) agar terakomodir secara maksimal.
“Dijelaskan, PLN berupaya semaksimal mungkin agar kawasan IKN semuanya teraliri listrik,” pungkasnya. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.