Berita Kukar Terkini

Inovasi 'Sadar Bencana' BPBD Kukar, Layanan Kebencanaan di Fase Darurat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara, membuat aplikasi SADAR BENCANA (Satu Data dan Informasi Bencana)

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara membuat aplikasi SADAR BENCANA (Satu Data dan Informasi Bencana).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara, membuat aplikasi SADAR BENCANA (Satu Data dan Informasi Bencana).

Inovasi berbasis WEB itu merupakan bentuk aksi perubahan yang dilakukan BPBD Kutai Kartanegara, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di fase darurat.

Ada tiga hal yang harus dilakukan oleh BPBD Kutai Kartanegara, di antaranya melakukan respon cepat terhadap situasi dan kondisi darurat.

Kedua, pengerahan SDM dan peralatan untuk melakukan pencarian, pertolongan. Dan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar.

Ketiga hal tersebut tidak akan berjalan baik jika tidak ada data dan informasi yang akurat dari sumber terpercaya.

Baca juga: BPBD Kukar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Mapolres Kukar

Baca juga: BPBD Kukar Terima Bantuan Penanganan Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Kaltim

Baca juga: Curah Hujan Tinggi! Tim Mobile Kodim Tenggarong Siap Bantu BPBD Kukar Tangkal Bencana Alam

Apalagi dengan adanya data yang terlambat diterima dan belum adanya sistem pelaporan berbasis elektronik yang tepat.

"Ini memang sebagian permasalahan yang dihadapi BPBD dalam merespon kejadian bencana di Kukar," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Abdal, Kamis (8/9/2022).

Menindaklanjuti permasalahan itu, BPBD Kutai Kartanegara akan menyiapkan petugas (SDM) data dan informasi bencana di tingkat Desa/kelurahan.

Kedua, BPBD Kutai Kartanegara akan berinovasi melalui aplikasi SADAR BENCANA (Satu Data dan Informasi Bencana) berbasis WEB.

Kedua langkah penanganan kebencanaan ini dimunculkan dalam rangka pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I tahun 2022 di Samarinda.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah LAN RI.

Baca juga: BPBD Kukar Miliki Alat Deteksi Gempa dan Tsunami, Marsidik: Jangan Anggap Tidak ada Bencana

"Untuk aksi jangka panjang, BPBD Kukar berharap mendapat dukungan dari semua pihak. Karena bencana merupakan urusan bersama," kata Abdal.

Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah pun sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan BPBD untuk meningkatkan pelayanan kebencanaan di Kukar.

"Saya berharap jangan berhenti hanya sebatas memenuhi tugas pelatihan, namun inovasi yang dibuat oleh BPBD Kukar ini harus terus dikembangkan," jelasnya.

SADAR BENCANA (Satu Data dan Informasi Bencana) juga telah mendapat dukungan dari sejumlah pejabat lainnya, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ketua DPC P. APDESI Kutai Kartanegara, Internal BPBD.

Camat Kembangjanggut dan Camat Sebulu, 11 Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Kembangjanggut, Serta 14 Kepala Desa di Kecamatan Sebulu. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved