Berita Berau Terkini
20 Peserta dari Kelompok Pengrajin di Berau Ikut Pelatihan Kerajinan Tenun
Sebanyak 20 peserta dari empat kelompok pengerajin mengikuti pendampingan, pengembangan, dan diversifikasi produk tenun dan anyaman rotan yang digelar
Penulis: Renata Andini Pengesti |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Sebanyak 20 peserta dari empat kelompok pengrajin mengikuti pendampingan, pengembangan, dan diversifikasi produk tenun dan anyaman rotan yang digelar Pemkab Berau melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih melalui Kepala Diskoperindag Berau, Salim menuturkan pelaksanaan pelatihan dimulai sejak 13 September hingga 13 Desember 2022.
Kegiatan digelar pada tiga lokasi berbeda, yakni pada sentra tenun di Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, sentra tenun Kampung Tumbit Melayu Kecamatan Teluk Bayur dan sentra pengerajin anyaman rotan di Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah.
"Kerajinan tenun dan anyaman rotan saat ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan sebab pangsa pasar produk kerajinan tangan khususnya bagi kabupaten Berau sebagai daerah pariwisata sangatlah luas apalagi dalam waktu dekat kita akan melaksanakan gelaran Porprov yang tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk memasarkan produk kerajinan tangan masyarakat pedesaaan Berau," jelasnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (13/9/2022).
Dia mengajak para peserta memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sebab potensi sumber daya lokal Berau sejatinya sudah terbentuk dan mendukung keberlangsungan usaha kreatif.
Baca juga: Dekranasda Kubar Ajak Warga Kaltim Dukung Tenun Doyo Jadi Warisan Budaya Tak Benda di UNESCO
Dengan pelatihan yang diberikan, dia berharap dapat menambah kreativitas para pengerajin, khususnya yang berada di Kampung Sukan Tengah, Tumbit Melayu dan Pandan Sari.
"Serta beberapa kampung lainnya yang perlu kita tumbuhkan agar dapat menghasilkan produk kerajinan tangan yang semakin menarik dari segi tampilan dan berkualitas dari segi mutu dan ketahanan," tuturnya.
Selain itu, pelatihan yang digelar juga bertujuan untuk mendekatkan jarak pengrajin dengan konsumen sehingga keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar.
Para pengrajin juga sudah dapat mulai menjual hasil tenun dan kerajinan tangan melalui platform pemasaran online atau internet yang jangkauannya jauh lebih luas dan sangat menjanjikan.
Baca juga: Ketua TP PKK Mahulu Buka Pelatihan Ekonomi Kreatif, Warga Long Bagun Ulu Belajar Anyaman Rotan
"Kain tenun merupakan salah satu kebudayaan bangsa dan setiap daerah memiliki ciri khas motif tersendiri termasuk Kabupaten Berau dengan corak kain tenunnya," ucapnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemkab-berau-menggelar-pendampingan-pengembangan-dan-diversifikasi-produk.jpg)