Berita Nasional Terkini

Gegara Video 'Ayam Sayur' Diduga Intimidasi Effendi Simbolon, KSAD Dudung Bakal Dipanggil MKD

MKD bakal panggil KSAD Dudung Abdurrachman terkait dugaan video intimidasi kepada Effendi Simbolon.

Kolase Istimewa
KSAD Dudung Abdurrachman dan Politisi PDIP Effendy Simbolon. MKD bakal panggil KSAD Dudung Abdurrachman terkait dugaan video intimidasi kepada Effendi Simbolon. 

TRIBUNKALTIM.CO - Polemik yang melibatkan anggota TNI terutama KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman dengan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon, berbuntut panjang.

Setelah beredar sejumlah video, maupun pemberitaan terkait kecaman terhadap Effendi Simbolon yang dilakukan beberapa prajurit TNI, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman akan memanggil KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman.

Pemanggilan yang dilakukan MKD DPR RI terhadap KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman dimaksudkan untuk mendengarkan klarifikasi terkait dugaan adanya video intimidasi terhadap Effendi Simbolon.

Diketahui, dalam sebuah video conference yang beredar, Dudung memerintahkan para prajurit untuk protes pernyataan anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

"Terkait pernyataan pak Dudung yang juga sudah banyak beredar di WhatsApp Group komisi di DPR banyak yang mempertanyakan kok DPR diintimidasi," kata Habiburokhman di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD TNI, Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyambangi kawasan IKN Nusantara, di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/8/2022).
Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD TNI, Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyambangi kawasan IKN Nusantara, di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/8/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Politikus Partai Gerindra itu mengaku, pihaknya belum bisa memastikan kapan Jenderal Dudung akan dipanggil ke parlemen.

"(Pemanggilan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman) dalam waktu dekat," ujarnya.

Ia menjelaskan, banyak anggota Dewan yang mempertanyakan kebenaran dari pernyataan dari KSAD Jenderal Dudung tersebut.

Baca juga: Pernyataan Lengkap KSAD Dudung Instruksi Respon Effendi Simbolon Soal Ucapan TNI Seperti Gerombolan

Baca juga: Awalnya Geram, Akhirnya Effendi Simbolon Minta Maaf Kepada TNI, Sebut Andika Perkasa dan KSAD Dudung

"Saya usul dulu tetapi di Whatsapp banyak sekali, saya kan ada di berbagai AKD ada dua AKD masing-masing nanya itu bagaimana sikap MKD kok DPR diintimidasi seperti itu," ujarnya.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, pihaknya ingin peristiwa ini menjadi terang benderang ke depannya.

“Kita mau klir semua biar klir. Semua yang salah misalnya Effendi sudah minta maaf ya silakan. Tapi kalau ada respons yang berlebihan, respons tidak tepat juga baiknya ditertibkan," katanya.

Sebelumnya, Dudung meminta agar prajurit tidak tinggal diam dan masif melakukan protes.

“Kita jadi petarung, jadi jagoan. Jangan jadi ayam sayur. Saya lihat itu diam semua. Nanti lihat tanggal 26, saya buktikan pada kalian…” kata Jenderal Dudung dalam sebuah video conference yang beredar.

Kata Dudung, para prajurit level Bintara dan Tamtama marah dan meminta prajurit Perwira tidak santai.

Baca juga: PANAS! Prajurit TNI Respon Kicauan Effendi Simbolon, Andika Perkasa dan Dudung tak Pernah Komando

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved