Ekonomi dan Bisnis

Harga Telur dan Bawang di Penajam Naik, Kabupaten PPU Hanya Punya Beras Saja

Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sampai sejauh ini masih mengandalkan pasokan bahan pangan dari luar daerah.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Pasar di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sampai sejauh ini masih mengandalkan pasokan bahan pangan dari luar daerah. 

Seperti di antaranya pasokan telur ayam, daging ayam hingga bawang-bawangan. 

Kontan saja, saat terjadi kelangkaan pasokan atau kenaikan harga bahan bakar minya, komoditi tersebut tentu kena imbas. 

Ya, ada kenaikan harga dari barang-barang tersebut. Hal ini dirasakan setelah adanya kebijakan dari pemerintah mencabut subsidi bahan bakar minyak. 

Baca juga: Tarif Angkot Sotek-Sepaku Penajam Paser Utara

Naiknya harga bahan bakar ,inyak (BBM) masih berdampak pada kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran Kabupaten Penajam Paser Utara.

Di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) salah satu yang harga kebutuhan pokok dipasaran masih terus mengalami kenaikan.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) PPU Kuncoro kepada TribunKaltim.co.

Kata dia, kenaikan paling signifikan khususnya terhadap ayam, telur dan bawang merah serta bawang putih.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM, Penjual Bensin Eceran Sebut Sepi Pembeli Hingga Kurangi Stok

Hal itu karena, komoditas tersebut didatangkan dari luar daerah.

"Harga bahan pokok yang banyak naik karena transportasi ini ada pergeseran seperti telur, ayam, bawang merah dan bawang putih," ungkapnya pada Jumat (16/9/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved