Selasa, 21 April 2026

Berita Bontang Terkini

Jadwal Pelayaran dan Harga Tiket KM Binaiya Rute Bontang-Makassar, Senin 19 September

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali merilis jadwal keberangkatan KM Binaiya pekan ini

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
KM Binaiya yang berlabuh di Pelabuhan Lok Tuan Bontang.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali merilis jadwal keberangkatan KM Binaiya pekan ini.

Dijadwalkan pada Senin 19 September, KM Binaiya Rute Awerange - Bontang akan tiba di Pelabuhan Lok Tuan pada Pukul 17.00 Wita sore nanti.

Kemudian pada Pukul 21.00 Wita malam nanti, KM Binaiya akan kembali melanjutkan pelayaran dengan rute Bontang - Makassar

Jika tidak ada kendala, KM Binaiya akan berlabuh di Makassar pada Selasa 21 September, sekira Pukul 08.00 Wita pagi.

“KM Binaiya tiba di Makassar Selasa. Kemudian melanjutkan pelayaran kembali ke Bima sekira pukul 12.00 Wita siang,” terang Koordinator PT Pelni Samarinda - Bontang, Syarif Hidayat saat dikonfirmasi.

Baca juga: Jadwal Pelarayan dan Harga Tiket KM Binaiya di Bontang Hari Ini, Minggu 18 September 2022

Baca juga: Info Jadwal dan Harga Tiket Pelayaran KM Binaiya Rute Bontang Awerange Pekan Ini

Baca juga: Jadwal Pelayaran KM Binaiya Rute Bontang - Awarange Pekan Ini

Untuk tarif tiket kapal masih mengikuti daftar harga lama. Yakni harga tiket pelayaran dari Makassar-Bontang, dijual Rp 261 Ribu.

Sementara pelayaran dari Bontang - Aweranga ditarif Rp 197 Ribu per orang.

“Kalau rute Makassar - Bima harganya tiket Rp 209 Ribu,” kata Syarif.

Dijelaskan Syarif, harga ini masih merupakan daftar lama yang belum diperbaharui pasca kenaikan BBM.

Penetapan harga tiket baru pasca kenaikan BBM itu merupakan wewenang PT PELNI pusat.

“Kita belum tetapkan harga baru. Yang ambil keputusan itu orang pusat,” bebernya.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket Pelayaran KM Binaiya Rute Bontang Awerange, Sabtu 17 September 2022

Kemudian untuk syarat pemberangkatan juga tak ada perubahan alias sama seperti sebelumnya.

Bagi penumpang yang sudah menerima vaksin booster tidak perlu lagi melampirkan hasil PCR.

Sedangkan penerima vaksin pertama dan kedua masih harus melampir surat tes negatif PSC atau antigen.

"Sama seperti pemberangkatan sebelumya," ungkap Syarif. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved