Berita Kubar Terkini

Kejar Capaian Target PAD Tahun Ini, Bapenda Kubar Optimalkan 11 Sektor Sumber Pajak

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun ini terus diupayakan agar dapat tercapai 100 persen dari jumlah target

Penulis: Zainul | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Kepala Bapenda Kabupaten Kutai Barat, Henderman Supanji membeberkan 11 sektor sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang harus dioptimalkan. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun ini terus diupayakan agar dapat tercapai 100 persen dari jumlah target yang ditentukan. 

Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kutai Barat, Henderman Supanji mengatakan untuk mencapai target PAD tersebut, pihaknya akan mengoptimalkan 11 sektor sumber PAD yang menjadi kewenangan pemerintah Kutai Barat

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan untuk optimalisasi PAD tersebut adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait teknis pembayaran pajak, terutama sektor pajak yang menggunakan pola self assessment atau wajib pajak diberikan kewenangan untuk menghitung sendiri, melaporkan sendiri dan membayar sendiri pajak terutang.

Baca juga: Efek Harga BBM Naik, Tarif Speedboat Kubar-Mahulu Tembus Rp 400 Ribu per Orang

“Jadi belum semua masyarakat kita ini tahu bagaimana pola dan teknis pembayaran pajak ini. Jadi ini yang kita intens melakukan sosialisasi," ucapnya, Selasa (20/9/2022).

Dia membeberkan ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya dalam mengejar target PAD Kutai Barat. Apalagi pajak yang berkaitan dengan pola self assessment, karena posisi pemerintah tidak bisa berbuat banyak atau hanya sebatas memberikan himbauan kepada wajib pajak.

“Memang ada banyak keterbatasan yang kita hadapi, tetapi melalui kerjasama dengan Aparat Kampung dan komunikasi dengan pihak terkait, sehingga pelan-pelan bisa kita kejar kendala-kendala ini.

Baca juga: Pembangunan Jalan Penghubung Penyinggahan-Muara Pahu di Kubar Ditargetkan Rampung Tahun 2023

Nah terkait pola self assessment dalam pembayaran pajak, itu masalah kejujuran. Kita tidak pernah tahu, walaupun dia membayar apakah dia jujur," ujarnya.

Adapun 11 sektor pajak yang perlu dioptimalkan itu kata dia, salah satunya pajak Sarang Burung Walet yang hampir setiap tahun tidak pernah tercapai. Namun secara umum realisasi target PAD Kutai Barat bisa menyentuh angka 100 persen setiap tahunnya. Terkecuali karena kondisi global seperti Pandemi Covid-19 yang terjadi tiga tahun terakhir.

“Tahun 2022 ini ditargetkan lebih dari Rp231 miliar, sampai dengan rapat evaluasi satu semester yang lalu capaiannya sudah diangka 50 persen dari 11 sektor pajak yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten. Perkiraan kita, kalau dengan kondisi perekonomian pengaruh ekonomi nasional dan global saat ini, kemungkinan target tersebut bisa tercapai sampai di Desember 2022 ini,” bebernya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved