Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Heboh Demokrat dan PDIP Saling Serang, Rocky Gerung: Kejengkelan di Masa Lalu Terjadi Lagi

Rocky Gerung buka suara terkait Partai Demokrat dan PDIP yang saling menyerang satu sama lain

Tayang:
YouTube BWM Records
Baru-baru ini, Rocky Gerung tanggapi soal Demokrat dan PDIP yang saling menyerang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat Politik Rocky Gerung buka suara terkait Partai Demokrat dan PDIP yang saling menyerang satu sama lain dalam hal membandingkan keberhasilan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Jokowi.

Menurut Rocky Gerung, situasi ini merupakan salah satu bagian dari politik untuk mencari cara dalam menjatuhkan.

Sehubungan dengan pembangunan infrastruktur yang jadi perdebatan kedua partai tersebut, Rocky Gerung tidak memungkiri bahwa proyek Hambalang di era SBY memang mangkrak, tapi kereta cepat yang dicanangkan oleh Jokowi justru lebih mangkrak lagi.

"Jadi orang nanti bandingkan, kereta cepat, betapa sensasional ketika Pak Jokowi memamerkan LRT, betapa sensasional ketika Pak Jokowi memastikan bahwa orang dalam setengah jam udah nyampe di Bandung melalui kereta cepat juga, semua akhirnya berantakan," kata Rocky Gerung dikutip dari kanal YouTube (Rocky Gerung Official), Rabu (21/9/2022).

"Jadi apa yang ingin kita ingat, yaitu perkelahian antar elit sebetulnya tuh, kenapa itu terjadi? Karena nggak bisa berkelahi secara ide," sambungnya.

Baca juga: Bertemu Rocky Gerung, Luhut Singgung soal Sebutan Dungu yang Dilontarkan ke Jokowi: Itu Menyakitkan

Atas ketegangan tersebut, Rocky Gerung menilai kalau harusnya Demkorat dan PDIP bertanding soal masa depan bangsa Indonesia.

Kendati demikian, ia menganggap kalau Demokrat memanfaatkan suasana ini untuk memancing kemarahan dari pihak Jokowi dan Megawati Soekarnoputri.

"Jadi itu strategi cerdik dari Demokrat untuk mengingatkan bahwa hasutannya akan panjang. Kalau masa lalu udah dalam sejarah, tapi yang masa sekarang itu adalah mangkrak yang sedang dibuat," ujar Rocky Gerung.

Dengan kejengkelan-kejengkelan di masa lalu, Rocky Gerung sebut dendam antara Demokrat dan PDIP terjadi lagi sekarang ini.

Baca juga: SBY Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024, Rocky Gerung: Ada Kepercayaan Diri Membersihkan Politik

Alasannya adalah, semua partai partai politik merebut kursi calon presiden 2024 yang terhalang oleh elektabilitas masing-masing.

"Tapi lebih dari itu, terhalang oleh threshold 20 persen, kan semua itu terjadi begitu kan. Jadi kalau mau lega, ya udah mulaihlah Pak SBY juga atau Demokrat kembali lagi untuk mempersoalkan 20 persen itu, kan itu yang menyebabkan semua orang kasak-kusuk untuk cari kesalahan orang lain," ungkap Rocky Gerung.

Oleh karena itu, Rocky Gerung mengaku bahwa sebagai seorang pengamat tentu saja ketengagan itu menjadi baik.

Menanggapi hal ini, Hersubeno Arief sepakat terkait yang disampaikan Rocky Gerung, agar apa yang menjadi keributan diantara para elit politik bisa dijadikan momentum untuk mengawal presidential threshold yang selama ini menjadi penghambat bagi seseorang atau partai politik untuk mengusung calon presiden. 

Simak video selengkapnya:

(TribunKaltim.co/Justina)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved