Berita Samarinda Terkini

Pengedar Sabu Digerebek di Kediamannya, Mengaku Dapat Barang dari Warga Binaan Rutan Samarinda

Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda kembali berhasil membekuk seorang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada Minggu (18/9/2022).

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Aris
HO/Polresta Samarinda
Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda. (HO/Polresta Samarinda) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda kembali berhasil membekuk seorang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada Minggu (18/9/2022).

Meski masih dalam pengembangan, namun pelaku berinisial NF (39) yang berhasil diamankan di Jalan Kemangi, Perumahan Karpotek, Blok QQ, RT 14, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang itu mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari RP (30) salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Samarinda.

"Pengakuan dari tersangka ada komunikasi dengan RP di Rutan. Tapi kami pastikan dulu. Kalau tidak ada bukti alat komunikasinya, sulit kalau cuma pengakuan," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Ricky Ricardo Sibarani.

Baca juga: Blue Sky Group Segera Buka Decafe di Samarinda dan Sushi Ten Restaurant di Balikpapan

Ia melanjutkan, pengungkapan ini bermula dari banyaknya laporan bahwa salah satu rumah di kawasan tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Setelah dilakukan penyelidikan, Pukul 13.00 WITA petugas langsung melakukan penggerebekan di rumah yang dimaksud dan mendapati NF.

Dari hasil pemeriksaan tubuh, petugas berhasil menemukan 2 poket sabut seberat 1,02 gram bruto di saku celana pelaku.

Baca juga: Penyapu Jalanan di Samarinda yang Tertabrak Pikap Masih Kritis, Proses Hukum Tetap Berjalan

Tidak hanya itu, dari penggeledahan lebih lanjut petugas mendapatkan 5 poket sabu dengan total berat 2,41 gram bruto di dalam dompet kecil hitam, 1 bandel plastik klip kecil, 1 sendok penakar dan 1 buah handphone milik NF.

Dijelaskannya juga bahwa sejauh ini peran NF masih sebagai pemilik dan pengedar karena belum bisa membuktikan terkait keterlibatan RP.

"RP masih kita periksa sebagai saksi. Karena belum terbukti. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Rutan untuk melakukan pemeriksaan di sana," jelasnya.

Baca juga: Video Viral Detik-Detik Petugas Kebersihan di Samarinda Tertabrak Pikap, Korban Butuh Darah A Plus

Diketahui juga bahwa NF merupakan residivis dengan kasus yang sama. Oleh sebab itu pihak kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut.

"Ditanya bagaimana pelaku mendapatkan barang (sabu) ini, mengakunya mengambil dengan sistem jejak," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved