Berita Kukar Terkini

Tradisi Sambut Pesta Adat Erau 2022, Kesultanan Kutai Kartanegara Gelar Menjamu Benua

Meski upacara adat Erau secara resmi baru dibuka pada Minggu (25/9/2022), namun beberapa rangkaian ritual adat sudah dilaksanakan.

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kembali menggelar ritual Menjamu Benua. Ritual ini merupakan penanda dimulainya Pesta Adat Erau. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Meski upacara adat Erau secara resmi baru dibuka pada Minggu (25/9/2022), namun beberapa rangkaian ritual adat sudah dilaksanakan.

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kembali menggelar ritual Menjamu Benua. Gelaran ini merupakan ritual penanda dimulainya Erau.

Menjamu Benua merupakan salah satu rangkaian upacara adat untuk memberi kabar dan membuka komunikasi kepada makhluk halus yang hidup di dimensi berbeda.

Prosesi Menjamu Benua memiliki makna untuk mengabarkan bahwa Pesta Adat Erau akan dimulai, yakni dilaksanakan dari tanggal 20 September hingga 3 Oktober mendatang.

"Penjamuan ini kita meminta kepada yang halus untuk memberikan keselamatan kepada masyarakat Tenggarong selama pelaksanaan Erau,” jelas Koordinator Kegiatan Menjamu Benua, Awang Imal, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Agenda Erau Adat Pelas Benua dari 20 September sampai 3 Oktober 2022 di Kukar

Prosesi Menjamu Benua digelar, mengingat masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) masih memegang kuat kepercayaan terkait hubungan manusia dengan alam gaib.

Awang menerangkan, upacara adat Menjamu Benua ini diselenggarakan oleh rombongan yang terdiri dari tujuh orang dewa (dukun wanita).

Kemudian, tujuh orang belian (dukun pria), tujuh pangkon bini dan tujuh pangkon laki. Para penabuh gendang dan gamelan juga mengiringi prosesnya sepanjang ritual.

Sejumlah sajen berupa 41 jenis kue basah, nasi tambak, nasi ragi, ayam panggang, mandau, dan air minum juga dibawa untuk diletakkan di tiga titik lokasi, yakni dimulai dari Kepala Benua di Kelurahan Mangkurawang, Tengah Benua di depan Museum Mulawarman, dan terakhir Buntut Benua di Kelurahan Timbau tepatnya depan kantor Bupati Kukar.

Baca juga: Jelang Erau Adat Pelas Benua 2022, Sultan Kutai Kartanegara Lakukan Ritual Besawai, Ini Maknanya

“Selain itu, para dewa dan belian juga membawa pakaian Sultan sebagai pengganti kehadiran Sultan secara fisik sepanjang ritual ini diadakan,” jelasnya.

Sementara itu, Awang mengimbau, agar masyarakat Kukar dapat menjaga ketertiban selama pelaksanaan Erau berlangsung, mulai dari pelaksanaan, pelepasan naga, dan prosesi siram-siraman air (belimbur) untuk dapat menjaga tata tertib. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved