Berita Kukar Terkini

Program Rp 50 Juta per RT, Sejumlah Ketua RT di Kukar Mulai Terima Motor Operasional

Sejumlah ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerima motor sebagai kendaraan operasional.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Aris
HO
Sejumlah ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerima motor sebagai kendaraan operasional. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sejumlah ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerima motor sebagai kendaraan operasional.

Motor tersebut merupakan bentuk implementasi dari penggunaan dana Rp 50 juta per RT, yang diluncurkan Bupati Kukar Edi Damansyah pada Juli 2022 lalu.

Meski demikian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Ariyanto, menyebut tidak semua RT mengajukan kendaraan operasional.

Baik itu motor maupun kendaraan berupa perahu ces atau ketinting. Kebanyakan dari mereka, lebih mendahulukan pembangunan di lingkungannya.

Baca juga: Majukan Pertanian di Kukar, BBE Group Dorong Produktivitas Petani di Desa Bhuana Jaya

"Jadi sekarang setiap RT sudah menjalankan beberapa kegiatan, baik itu Bimtek tentang administrasi kependudukan skala RT, serta pembelian kendaraan bermotor,” ujarnya, Senin (26/9/2022).

Kendaraan operasional yang dibagikan kepada Ketua RT merupakan aset pemerintah daerah untuk menunjang tugas RT dalam melayani masyarakat. Statusnya menggunakan pelat merah.

Penggunaan pelat merah tersebut bertujuan sebagai bentuk pengawasan. Sebab, kendaraan operasional harus dikembalikan ke desa atau kecamat usai masa jabatan sebagai Ketua RT rampung.

Baca juga: SMPN 5 Loa Janan di Kukar Luncurkan Bank Sampah dan Terima Bantuan 3 Toilet dari Perusahaan

"Jadi ketua RT jangan merasa punya sendiri. Kendaraan ini bisa untuk keperluan mendata, atau mengantar orang sakit. Tergantung keseoakatan di tingkat RT, kegiatan apa saja yang boleh pakai kendaraan itu," jelas Arianto.

Untuk diketahui, pencairan dana Rp 50 juta per RT dibagi menjadi dua tahap. Setiap tahap senilai Rp 25 juta, diperuntukkan bagi pembangunan masyarakat di tingkat RT.

Total sebanyak 3.134 RT di Kutai Kartanegara mendapat dana ini. Namun baru sebanyak 798 RT dari 44 kelurahan, yang sudah merasakan bantuan karena baru dianggarkan pada APBD Perubahan Kukar 2022. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved