Berita Berau Terkini

Waspada Karhutla meskipun Berau Memasuki Kemarau Basah, BPBD Patroli Keliling di 9 Kecamatan

Badan Meteorologi, Klimatorologi dan Geofisika atau BMKG Berau mengungkapkan Kabupaten Berau memasuki musim kemarau basah.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kepala BPBD Berau, Thamrin menjelaskan, beberapa pekan lalu pihaknya bersama tim gabungan TNI/Polri sudah melakukan patroli keliling di sembilan kecamatan di Kabupaten Berau dalam melakukan pemantauan titik panas. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Badan Meteorologi, Klimatorologi dan Geofisika atau BMKG Berau mengungkapkan Kabupaten Berau memasuki musim kemarau basah.

Kendati demikian, hal ini tetap jadi perhatian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Berau, Thamrin.

Die menjelaskan, beberapa pekan lalu pihaknya bersama tim gabungan TNI/Polri sudah melakukan patroli keliling di sembilan kecamatan di Kabupaten Berau dalam melakukan pemantauan titik panas.

“Kami sudah lepas tim beberapa waktu lalu untuk melakukan sosialisasi ke kecamatan yang terpantau sering terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Senin (26/9/2022).

Menurut Thamrin, meski ramalan BMKG saat ini Berau masih berstatus kemarau basah, tidak membuat pihaknya tidak memiliki kewajiban tidak menjaga.

Baca juga: Antisipasi Karhutla, Satpol PP Mahulu Gelar Pelatihan dan Pembinaan Masyarakat Peduli Api

Pasalnya, informasi yang dirinya terima di tahun 2023 mendatang akan kembali terjadi musim kemarau panas, di mana dikhawatirkan akan terjadi karhutla serta kabut asap seperti beberapa tahun yang lalu.

“Makanya kami tetap melakukan sosialisasi sebagai bentuk antisipasi, karena ditakutkan nantinya terjadi kathutla serta kabut asap seperti beberapa tahun yang lalu,” tuturnya.

Jika benar terjadi karhutla serta kabut asap seperti yang tejadi pada tahun 2019 lalu, ia menegaskan timnya sudah siap. Maka langkah antisipasi yang saat ini dilakukan adalah untuk menekan terjadinya hal tersbebut.

“Setidaknya kita sudah menekan terjadinya Karhutla, tetapi semoga saja tidak terjadi lagi,” ucapnya penuh harap.

Saat ini hampir seluruh kecamatan khususnya yang jauh dari perkotaan Tanjung Redeb juga sudah ada posko Karhutla.

Baca juga: Karhutla Jadi Pembahasan Serius, Kemenko Polhukam Gelar Rakor Bersama Seluruh Polda

Posko tersebut nantinya akan dipusatkan untuk berjaga di saat terjadinya Karhutla.

“Posko juga sudah ada, itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kita juga agar tidak mengandalkan unit yang ada di Tanjung Redeb, jika Karhutla tersebut besar maka bantuan unit juga akan tetap diturunkan,” katanya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved