WNA Dianiaya di Kukar

Cekcok di Area Tambang, 2 WNA Asal Tiongkok Kena Sabetan Sajam, Begini Kronologinya

Seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama Ni Xiuming (50) tewas usai terlibat perkelahian dengan Andri (35) dan Hendra (39)

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Andri (35) dan Hendra (39), kedua tersangka penganiayaan terhadap WNA Tiongkok diamankan Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Kaltim bersama Opsnal Polres Kukar dan Polsek Loa Janan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama Ni Xiuming (50) tewas usai terlibat perkelahian dengan Andri (35) dan Hendra (39).

Korban tewas usai leher, bahu dan pahanya terkena sabetan mandau.

Peristiwa nahas ini terjadi di lokasi kerja PT Kalimantan Bara Perkasa (KPB) IUP Koperasi Prima Mandiri, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (25/9/2022) pukul 19.00 Wita. 

Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP I Made Suryadinata menagatakan, tragedi itu berawal saat Hendra dan Andri memasuki area PT KBP.

“Korban 2 WNA, 1 meninggal dunia dan 1 orang putus jarinya,” ujar Made saat dikonfirmasi TribunKaltim.co, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Gara-Gara Lubang Tambang, 2 WNA Asal Tiongkok Dianiaya di Loa Janan Kukar, Satu Korban Tewas

Saat itu, saksi Delon (25) yang merupakan karyawan PT. KBP melihat dua orang, Hendra dan Andri tengah berboncengan dengan sepeda motor masuk ke area tambang. 

Tak lama, Ni Xiuming dan Ni Chau Guang datang bertemu Hendra dan Andri. Kemudian percekcokan terjadi antara empat orang tersebut. 

Selanjutnya, Andri dan Hendra mencabut parang dan langsung menimpas Ni Xiuming. Tapi timpasan pertama tak mengenainya karena sempat ditangkis menggunakan kayu.

Namun kayu itu sempat terjatuh dan membuat Ni Xiuming lengah sesaat. Sehingga dia pun mendapat luka sayatan pada bagian bahu.

“Sempat dilerai pelapor, tapi pelaku menimpas bagian perut korban. Ni Chau Guang juga sempat mencoba menghalangi, tapi justru terkena sabetan parang,” beber Made.

Baca juga: Kondisi Terkini Pelaku yang Diduga Aniaya Istri hingga Tewas di Balikpapan, Belum Bisa Diperiksa

Usai peristiwa itu, dua tersangka langsung meninggalkan lokasi kejadian menggunakan sepeda motor dan keluar dari kawasan tambang.

Penganiyaan itu menyebabkan hilangnya nyawa Ni Xiuming. Sedangkan saudara kandungnya, Ni Chau Guang mengalami luka pada jari kanan kelingkingnya dan putus.

"Setelahnya pelapor langsung membawa kedua korban ke rumah sakit IA Moeis di Samarinda,” imbuhnya.

Kini, keduanya telah diamankan oleh kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti, di antaranya berupa dua buah senjata tajam jenis mandau, satu sepeda motor merk Beat dan satu jaket warna biru. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved