Berita Kubar Terkini

Tangkap Ikan dengan Cara Setrum, Nelayan di Muara Pahu Diamankan Satpolairud Bekerjasama DKP Kaltim

Satpolairud Polres Kutai Barat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali membongkar praktek aktivitas illegal fishing di Kecamatan Muara Pahu

Penulis: Zainul | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Alat sertum ikan milik nelayan di Muara Pahu, Kutai Barat diamankan Satpolairud Polres Kutai Barat sebagai barang bukti tindak pidana kegiatan illegal fishing. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR  - Satpolairud Polres Kutai Barat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali membongkar praktek aktivitas illegal fishing di Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan Satpolairud Polres Kubar dan DKP Kaltim turut mengamankan seorang nelayan berinisial S (38).

S tertangkap basah oleh petugas saat tebgah asik menangkap ikan dengan cara-cara terlarang yakni menggunakan alat setrum listrik. Sebagaimana diketahui, penangkapan ikan dengan cara setrum dapat mengancam keberlangsungan ekosistem habitat ikan dan hewan sungai lainnya, sehingga sangat praktik tersebut sangat dilarang keras.  
 
Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman melalui Kasat Polairud Polres Kubar AKP Heru Santoso mengatakan dari kegiatan tersebut selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit perahu dan peralatan illegal yang digunakan dalam aksinya.

Baca juga: Bupati Kubar FX Yapan Terpilih Ketua IKA Untag 1945 

“Untuk barang bukti yang sudah dilimpahkan ke kami itu, ada perahu sama ces (mesin ketinting) ukuran perahu satu papan, kemudian dilengkapi dengan mesin ces nya ditemukan barang bukti berupa aki 1 biji dilengkapi dengan inverter (alat penguat arus setrum). Ada tombak sebagai alat tangkap untuk menombak ikan,” ujar Kasat Polairud Polres Kubar, AKP Heru Santoso, Rabu (28/9). 

Pengawas Perikanan ahli muda bidang pengawasan DKP Propinsi Kalimantan Timur di Samarinda itu mengaku,

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kali keduanya dilakukan setelah sebelumnya sempat dilaksanakan di beberapa wilayah lainnya di Kutai Barat. Namun pada kegiatan sebelumnya, pihaknya hanya melakukan sosialisasi tentang larangan menangkap ikan dengan menggunakan alat setrum
listik. 

Baca juga: Polisi Selidiki Kebakaran SPBU di Muara Lawa Kubar Akibatkan Korban Luka-luka dan 4 Kendaraan Hangus

Pengawas Perikanan Ahli Muda Bidang Pengawasan DKP Propinsi Kalimantan Timur, Irmanto menambahkan sebelum menangkap seorang tersangka illegal fishing, timnya sempat melakukan pengejaran kepada tersangka lainnya.

" Namun dalam upaya pengejaran itu, tim kami tidak berhasil karena belum menguasai medan," ujarnya.

Pihaknya juga meminta Dinas Perikanan kabupaten Kubar untuk melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada nelayan di perairan sungai Mahakam agar tidak melakukan penagkapan ikan dengan cara-cara terlarang. 

Baca juga: Dispora Kubar Minta Sekolah Beri Dispensasi Belajar yang Ikut Popda Paser Agar Fokus Berlatih

Dia berharap, pelaku yang kini diamankan pihak kepolisian untuk sementara tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor diri di Polsek Muara Pahu, namun perkaranya tetap diproses secara hukum yang berlaku. Setelah selesai penyidikan dan pemberkasan selanjutnya kasusnya akan secepatnya dilimpahkan.

Kasat Polair Polres Kutai Barat, AKP Heru Santoso menegaskan agar penangkapan ini menjadi efek jera bagi para pelaku ilegal fishing di kutai Barat.

“Dengan adanya satu contoh ini, pesan saya mudah-mudahan masyarakat lebih tahu, dan kedepannya mereka tidak melakukan yang memang ini jelas-jelas melanggar,” tegasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved