Berita Balikpapan Terkini

Komisi VI DPR Sebut Proyek RDMP Tingkatkan Kapasitas Produksi Kilang Minyak Jadi 360 Ribu BPH

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi progres proyek pengembangan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) V Bal

HO/PERTAMINA
Gde Sumarjaya Linggih dan jajaran anggota Komisi VI DPR RI lainnya meninjau langsung KPI RU V Balikpapan, Kaltim, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi progres proyek pengembangan Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebagaimana diketahui, KPI Unit V Balikpapan ini tengah melakukan proyek pengembangan atau peningkatan kapasitas melalui program Refinery Development Master Plan (RDMP) yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2024 mendatang. 

"Tujuan kami kesini dalam rangka pengawasan kinerja dan operasional, atau memastikan apakah sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana. Karena Pertamina sebagai salah satu BUMN di bidang energi merupakan mitra kerja Komisi VI DPR RI," ujar Gde Sumarjaya Linggih pada siaran pers yang diterima TribunKaltim.co, Kamis (29/9/2022).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, dari tinjauan langsung ke lapangan ditambah paparan yang disampaikan oleh General Manager KPI Unit Balikpapan, Arafat Bayu Nugroho, Komisi VI mendapat kepastian bahwa progres proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana. 

Dengan demikian, ia berharap agar program RDMP tersebut dapat terus berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Baca juga: PAD Balikpapan Turun 8,21 Persen, Rahmad Masud Sebut akibat Pajak dari Proyek RDMP Tak Terealisasi

Hal itu mengingat kebutuhan energi nasional yang cukup tinggi sehingga butuh dukungan yang lebih untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. 

Dengan proyek RDMP ini, kapasitas produksi kilang ditargetkan akan meningkat atau bertambah sebanyak 100 ribu barel per hari (bph).

Jika saat ini KPI Balikpapan ini hanya mampu memproduksi minyak 260 ribu bph, maka ke depan jika proyek tersebut selesai, kapasitas produksi kilang Balikpapan akan mencapai 360 ribu barel per hari (bph).

"Jika proyek pengembangan KPI Balikpapan ini selesai maka jumlah produksinya akan melebihi atau mengungguli Kilang (KPI) Cilacap, Jawa Tengah yang saat ini kapasitas produksinya 345 ribu bph.

Baca juga: Efek Pembangunan RDMP Pertamina, Penduduk di Balikpapan Bertambah 8 Ribu Jiwa

Sehingga dengan kata lain, KPI Balikpapan ini di tahun 2024 mendatang akan menjadi kilang dengan kapasitas produksi terbesar, yakni sebesar 360 ribu bph," ujar Demer, sapaan Gde Sumarjaya Linggih. 

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin (26/9/2022) lalu, Demer juga didampingi oleh Anggota Komisi VI DPR RI lainnya, seperti Adisatrya Suryo Sulistyo, Harris Turino, La Tinro La Tunrung, Muhammad Rapsel Ali, Ali Ahmad, Muslim dan Amin. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved