Berita Balikpapan Terkini

Anthology Samantha Project Hadir di Balikpapan Fest

Bertepatan dengan Hari Batik Nasional Samantha Project hadir di gelaran fashion show dalam rangkaian acara Balikpapan Fest 2022.

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
Samantha Project Hadir di Acara Fashion Show Balikpapan Fest 2022 di BSSC Dome, Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bertepatan dengan Hari Batik Nasional Samantha Project hadir di gelaran fashion show dalam rangkaian acara Balikpapan Fest 2022, pada Minggu (2/10/2022) di BSSC Dome.

Brand fashion berbasis usaha jahit skala rumahan ini mengusung tema Anthology di lima koleksinya.

Atha Nalurita selaku desainer yang juga pemilik Samantha Project menjelaskan, Anthology semacam benang merah dari sejumlah koleksi busana dan celana yang diluncurkan sejak awal Samantha Project berkiprah tahun 2015, hingga koleksi terakhir tahun 2022.

“Sebagian kain berasal dari sisa-sisa kain yang tak terpakai, inpirasinya muncul saat saya bingung melihat begitu banyak kain," tukas Atha.

Baca juga: Terkenal Lewat Medsos, Lihat Indahnya Puncak Dabo di Kota Samarinda

"Bertumpuk-tumpuk dan berkarung-karung yang tidak terpakai. Sayang banget kalau dibuang, karena masih bisa digunakan. Saya juga mikir, apa ya desain lama yang sekiranya bisa saya ambil dan pas untuk koleksi terbaru ini,” imbuhnya.

Maka lahirlah Anthology, koleksi gabungan berbagai jenis kain, corak, dan warna. Dari kain lurik, batik, katun, tenun, hingga brokat.

Semua koleksi Anthology yang ditampilkan para model 3 wanita, 2 laki-laki, semua dijahit oleh Atha, di sela-sela menjahit baju untuk pelanggan.

Anthology juga menjadi semangat untuk menerapkan sustainable fashion, atau fashion yang berkelanjutan. “Industri fashion termasuk menyumbang limbah, juga, kan. Jadi kalau berkontribusi mengurangi limbah, tentu bagus,” ulasnya.

Atha memasukkan unsur batik lokal Balikpapan yang bermotif kantong semar pada koleksi Anthology nya.

Baca juga: Dewi Priyani, Designer Batik Balikpapan yang Mengangkat Kearifan Budaya Kalimantan

Seperti diketahui, kantong semar termasuk tanaman endemis Kalimantan Timur, batik tulis motif kantong semar ini diciptakan oleh Rumah Kreatif Balikpapan (RKB). “Yang membatik adalah kawan-kawan penyandang difabel,” pungkasnya.

Atha menginginkan Samantha Project menghasilkan desain yang ready to wear, Anthology memang agak berbeda dari desain-desain Samantha sebelumnya yang bernuansa kalem, sebab Atha kali ini coba menabrakkan aneka warna sehingga lebih eksentrik.

“Selain menabrakkan warna, saya tetap main detail dan komposisi juga. Tapi garis besarnya, Anthology tetap mesti ready to wear. Bisa dipakai harian, kok, asal cukup pede," ungkapnya.

"Jadi, kalau ada yang ingin beli baju model Anthology, bisa pre-order. Sepanjang bahan kainnya ada, tak masalah bikinnya. Baju dan celana juga bisa sesuai ukuran badan,” kata Atha.

Atha menjadi satu dari enam desainer yang berpartisipasi dalam Fashion show yang termasuk bagian acara di Balikpapan Fest 2022 bertema Nusantara Kita, yang diselenggarakan Pemkot Balikpapan dan dijalankan oleh Ngrencangi. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved