Tragedi Arema vs Persebaya
Update Terbaru Jumlah Korban Tewas Tragedi Laga Arema FC vs Persebaya, Jadi 174 Orang
Korban jiwa peristiwa tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10), bertambah menjadi 174 meninggal.
TRIBUNKALTIM.CO - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang seusai laga Liga 1 2022/2023 pekan ke-11 antara Arema FC vs Persebaya mengundang keprihatinan.
Tragedi Kanjuruhan seusai laga Arema FC vs Persebaya menjadi peristiwa paling kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Jumlah korban tewas bahkan bertambah hingga Minggu (2/10/2022) pukul 10.30 WIB, berdasarakan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur tercatat ratusan orang meninggal dunia.
Korban jiwa peristiwa tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10), bertambah menjadi 174 meninggal.
"Data BPPD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim pada pukul 10.30 tadi memang demikian, 174 korban meninggal," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.
Baca juga: Tragedi Arema vs Persebaya Jadi Perhatian Dunia: Klub Liga Inggris, Man City dan MU Ikut Berduka
Emil mengatakan total ada 11 orang luka berat. Sementara sudah ada 298 orang lainnya luka ringan.
Ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.
Sebelumnya diberitakan, pertandingan Liga 1 antara tuan rumah Arema FC Malang melawan Persebaya Surabaya berakhir rusuh
Kerusuhan itu terjadi akibat kekalahan tuan rumah Arema FC dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.
Kekalahan ini pun kemudian memancing emosi puluhan Aremania, suporter Arema FC hingga masuk ke lapangan.
Begitu pertandingan berakhir, ribuan Aremania masuk ke lapangan sebagai wujud protes setelah Arema FC kalah dari rival abadinya, Persebaya Surabaya.
Selain kecewa karena kalah dari Bajul Ijo, rekor Arema tak pernah kalah dari Persebaya di kandang selama 23 tahun juga terhenti.
Hal inilah yang membuat Aremania geram hingga akhirnya menerobos masuk ke lapangan dan ricuh.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, saat kerusuhan itu terjadi, petugas keamanan berusaha menghimbau Aremania untuk kembali ke tribun.
Namun tidak diketahui kenapa, lanjut Nico, massa semakin anarkis sehingga menyebabkan 2 petugas kepolisian meninggal dunia.
Baca juga: KISAH PILU! Bocah 11 Tahun Jadi Yatim Piatu Usai Orang Tuanya Tewas dalam Tragedi Arema vs Persebaya
Kemudian petugas pun melakukan tembakan gas air mata ke arah massa.
"Untuk menanyakan atau melampiaskan. Pengamanan melakukan upaya pencegahan dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke lapangan dan mengejar para pemain. Karena sudah mulai anarkis sudah menyerang petugas dan merusak mobil dan akhirnya karena gas air mata mereka keluar ke satu titik di pintu keluar," terang Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dikutip dari TribunJatim.com, Minggu (2/10/2022).
Ia mengungkapkan, bahwa 34 korban akibat insiden itu meninggal di rumah sakit, sementara sisanya tewas di stadion saat kerusuhan terjadi.
Korban dari aremania yang meninggal di rumah sakit mayoritas nyawanya tak tertolong karena sudah dalam kondisi memburuk setelah kerusuhan yang terjadi.

Mereka mengalami sesak napas akibat gas air mata dan ada sebagian supporter yang terinjak.
Penyebab banyak korban meninggal
Dalam keterangannya, Nico menduga kuat salah satu penyebab jatuhnya korban lantaran kehabisan oksigen akibat berdesakan.
"Suporter keluar di satu titik. Kalau gak salah di pintu 10 atau pintu 12. Di saat proses penumpukan itu terjadi berdesakan sesak napas dan kekurangan oksigen."
"Kemudian terjadi penumpukan, di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," ungkap Nico.
Nico mengatakan, saat itu, tim medis dibantu oleh tim gabungan sudah melakukan upaya pertolongan terhadap korban yang ada di dalam stadion serta mengevakuasi korban ke beberapa rumah sakit.
Selain jumlah korban meninggal yang mencapai seratusan lebih, jumlah korban yang masih dalam proses perawatan juga cukup banyak.
Nico mengatakan, saat ini ada 180 korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang masih dalam proses penyembuhan dan perawatan di rumah sakit.
"Selain itu, 180 orang masih dalam proses perawatan dilakukan upaya penyembuhan," ungkap Nico di Polres Malang, Minggu (2/3/2022) dini hari.
Terbaru, pihak kepolisian dan pihak terkait juga telah merilis daftar nama korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Hasil pertandingan Arema vs Persebaya
Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022), hasil skor Arema FC Vs Persebaya berakhir dengan kedudukan 2-3.
Sejak peluit babak pertama ditiup pukul 20.00 WIB, pertandingan Arema FC Vs Persebaya berlangsung sengit sepanjang laga.
Abel Camara Satu-satunya Pencetak Gol
Mengutip Surya Malang, sebagai tuan rumah, Arema FC cukup mendominasi di babak pertama, namun sayang peluang demi peluang dimanfaatkan sangat baik oleh Persebaya.
Di babak pertama menit ke-8 Persebaya justru memberikan kejutan pada tuan rumah.
Hanya lewat satu peluang saja, Silvio Junior pemain Persebaya berhasil menjebloskan gol ke gawang Arema FC yang dijaga Adilson Maringa dan membawa Persebaya unggul 0-1.
Gol bermula saat lini pertahanan Arema FC lengah dan langsung dimanfaatkan Silvio Junior.
Belum cukup, Persebaya kembali menghajar Arema FC dengan satu gol lagi di menit ke 32.
Persebaya berhasil mencetak gol lagi lewat umpan Higor Vidal yang disambut Leo Lelis membuat Persebaya unggul 0-2.
Membalas Persebaya, Abel Camara akhirnya menyamakan kedudukan dan membawa Arema FC selamat di babak pertama.
Gol pertama untuk Arema FC dicetak Abel Camara lewat sundulan hasil umpan tendangan pojok Adam Alis di menit ke-42.
Tidak berlangsung lama, gol kedua kembali dicetak Abel Camara hasil tendangan penalti di menit ke-47.
Arema FC mendapat kado penalti setelah Alta Ballah pemain Persebaya hands ball di dalam kotak penalti di menit ke 45+1.
Sampai peluit akhir babak pertama ditiup, skor Arema FC Vs Persebaya berakhir sama kuat 2-2.
Bajul Ijo Unggul Babak Kedua
Pertandingan babak kedua dimulai dan kali ini Persebaya unggul lebih dahulu.
Keunggulan itu dicetak pemain Persebaya, Sho Yamamoto yang berhasil membuat gol di menit ke 51 sehingga kedudukan berubah jadi 2-3.
Pertandingan terus berlanjut, setelah unggul atas Arema FC, Persebaya semakin percaya diri.
Marselino mencoba melakukan shooting jarak dekat, namun sayang masih dapat diamankan oleh kiper Arema FC, Adilson Maringa.
Baca juga: Mahfud MD Ungkap Faktor Penyebab Tragedi Arema vs Persebaya: Abaikan Rekomendasi Waktu dan Tiket
Persebaya kembali melakukan serangan, kali ini Silvio Junior coba melakukan shooting tipis namun sayang bola menyamping ke sisi kiri gawang Arema FC.
Pertandingan semakin sengit, Persebaya melakukan pergantian pemain di menit ke 64 dengan menarik Higor Vidal digantikan oleh Brayen Pondaag.
Arema FC yang tertinggal satu poin dari Arema FC berusaha mengejar, membuat Persebaya dalam tekanan hingga menit ke 73.
Di detik-detik akhir babak kedua ini pertandingan semakin alot, Arema FC selaku tuan rumah tak mau menyerah begitu saja di hadapan Aremania.
Sebaliknya, Persebaya juga tak akan mudah membiarkan Arema FC kembali mencetak gol.
Akhirnya tepat di menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu 7 menit.
Di sisa tambahan waktu ini, Persebaya melakukan pergantian pemain dan memasukkan Dandi Maulana untuk menggantikan Marselino.
Setelah berupaya sekuat tenaga di tambahan waktu yang tersisa, Arema FC masih tak mampu mencetak gol.
Waktu terus bergulir hingga peluit akhir tanda pertandingan selesai bergema dan mau tidak mau Arema FC harus kalah dari Persebaya dengan skor akhir 2-3.
Susunan Pemain
Menghadapi Persebaya, para pemain andalan Arema FC sudah kembali.
Abel Camara dan Sergio Silva yang sebelumnya absen karena cedera, dipastikan sudah bisa bermain dan bahkan nama keduanya sudah masuk starting eleven.
Tak hanya Abel yang berposisi sebagai striker dan Sergio posisi bek, Adilson Maringa yang merupakan kiper andalan Arema FC juga sudah bisa bermain setelah sebelumnya absen karena cedera.
Selain tiga pemain asing itu, Bagas Adi bek lokal Arema FC juga sudah bisa bermain untuk menghadapi Persebaya Surabaya.
Berikut daftar susunan pemain:
Arema FC :
Adilson Maringa, Sergio Silva, Bagas Adi, Evan Dimas, Rizky Dwi, Jayus Hariono, Adam Alis, Arkhan Fikri, Andik Rendika Rama, Abel Camara, Dendi Santoso.
Persebaya :
Satria Tama, Leo Silva, Marselino Ferdinan, Higor Felipe Vidal, Sho Yamamoto, Rizky Ridho, Koko Ari, Alta Ballah, M Alwi Slamat, Silvio Junior, M Hidayat.
(*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.