Berita Penajam Terkini

Pemkab PPU Gelontorkan Rp 3,8 M untuk Penyaluran BLT kepada 5.400 Pelaku UMKM

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara atau Pemkab PPU menggelontorkan anggaran senilai Rp 3,8 miliar.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinas Perdagangan PPU, Kuncoro mengatakan, tiap pelaku UMKM di PPU akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu, sebagai imbas dari kenaikan harga BBM 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara atau Pemkab PPU menggelontorkan anggaran senilai Rp 3,8 miliar.

Anggaran ini digunakan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 5.400 pelaku Usaha Mikro Kecil UMKM

Tiap pelaku UMKM akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600 ribu.

Ribuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Hal itu dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) PPU.

Baca juga: Ciri-ciri BLT UMKM Rp1,2 juta Cair, Login eform bri co id bpum 2022/banpresbpum.id BNI Pakai NIK KTP

Hal ini dikemukakan Kepala Disdag Penajam Paser Utara, Kuncoro kepada TribunKaltim.co.

Dia mengatakan, alokasi anggaran untuk bantuan bagi pelaku UMKM dari pemerintah daerah, yakni sebesar Rp 3,8 miliar.

Jumlah tersebut akan dibagi ke pelaku usaha sebanyak 5.400 orang yang telah terdata.

"Kami Disperindag kebagian sekitar Rp 3,8 miliar untuk diserahkan ke pelaku usaha," ucapnya, Senin (3/10/2022).

Setiap pelaku usaha, akan mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu, dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka, imbas dari kenaikan harga BBM sejak beberapa waktu lalu.

Baca juga: 2.010 UMKM di Bontang Diusulkan Dapat BLT UMKM ke Pemerintah Pusat

Data penerima yang akan diberikan tersebut, merupakan data yang telah diverifikasi oleh masing-masing kelurahan dan desa.

Hal itu bertujuan agar yang diberikan bantuan, benar-benar pelaku usaha yang membutuhkan.

"Per pelaku usaha Rp 600 ribu dan ini hasil proses verifikasi tingkat kelurahan," ujarnya.

Salah satu yang menjadi persyaratan untuk menerima bantuan ini, kata Kuncoro, pelaku usaha harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan surat pernyataan mutlak sebagai pelaku usaha.

Baca juga: Cek NIK KTP Lewat Login eform bri co id bpum 2022, Terjawab BLT UMKM Rp 1,2 juta Tahap 3 Kapan Cair

Sedangkan untuk penyalurannya akan dilakukan pada awal November 2022 mendatang.

"Penyalurannya paling lambat target saya di awal November ini," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved