Tragedi Arema vs Persebaya

Video Viral, Aremania Minta Polisi Tak Tembak Gas Air Mata: Banyak Anak-anak dan Perempuan Pak

Video viral, Aremania minta polisi tak tembak gas air mata tapi malah dibentak dan dipukuli: Banyak Anak-anak dan Perempuan pak.

Twitter @iqbal.adillah
Video yang memperlihatkan Y (25) meminta kepada polisi untuk tidak menembakkan gas air mata. Tetapi justru dibentak dan diusir. Video viral, Aremania minta polisi tak tembak gas air mata tapi malah dibentak dan dipukuli: Banyak Anak-anak dan Perempuan pak. 

TRIBUNKALTIM.CO - Video viral, Aremania minta polisi tak tembak gas air mata tapi malah dibentak dan dipukuli: Banyak Anak-anak dan Perempuan pak.

Tragedi Kanjuruhan masih menyisakan banyak cerita pilu dan pedih.

Banyak terkuak fakta-fakta baru dari penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Rocky Gerung Tagih Etika Pertanggungjawaban pada Pihak yang Terlibat dalam Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot dan 9 Komandan Brimob di Polda Jatim Dinonaktifkan

Beredar video berdurasi 16 detik di Twitter yang memperlihatkan seorang suporter Arema masuk ke lapangan dan meminta polisi tak menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.

“Pak, jangan tembak gas air mata pak. Banyak anak kecil pak,” ujar suporter tersebut kepada polisi.

Lalu anggota polisi tersebut pun meminta agar suporter tersebut untuk memberitahu rekan-rekannya untuk keluar.

“Bro, konco-koncone dikandani bro (Bro, teman-temannya diberitahu bro),,” kata polisi.

Ketika polisi yang dimintai suporter itu menjawab dengan tenang, personel polisi yang lain justru membentak dirinya.

“Kamu jangan bikin onar, nanti saya kasih tahu komandan,” ujar polisi tersebut.

Hingga hari ini, video tersebut telah disukai sebanyak 25 ribu kali dan diretwit oleh 14 ribu lebih pengguna Twitter.

Selain itu juga telah ditonton sebanyak 609 ribu kali.

Video yang memperlihatkan Y (25) meminta kepada polisi untuk tidak menembakkan gas air mata. Tetapi justru dibentak dan diusir.
Video yang memperlihatkan Y (25) meminta kepada polisi untuk tidak menembakkan gas air mata. Tetapi justru dibentak dan diusir. (Twitter @iqbal.adillah)

Pengakuan Pengunggah

Tribunnews.com berhasil mewawancarai pengunggah video tersebut yang merupakan rekan dari suporter itu.

Pengunggah tersebut berinisial I (27), sedangkan suporter yang berada di video itu berinisal Y (25).

Baca juga: Kisah Tragis, Aremania Meninggal di Pelukan Pemain Arema FC, Pengakuan Javier Roca

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved