Ekonomi dan Bisnis
3 Langkah Persiapan Sebelum Melangkah ke Potensi Resesi Ekonomi 2023
Namun untuk Indonesia sendiri pun patut juga waspada, wanti-wanti terkena juga dampak dari dampak Resesi Ekonomi 2023.
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Belakangan ini, berita ekonomi diramaikan soal ramalan resesi ekonomi di tahun 2023 yang dialami seluruh masyarakat di dunia.
Namun untuk Indonesia sendiri pun patut juga waspada, wanti-wanti terkena juga dampak dari dampak Resesi Ekonomi 2023.
Meskipun Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir yang sangat percaya diri, negara Indonesia tetap tanggung, tidak akan terpengaruh terhadap dampak Resesi Ekonomi 2023 yang ditandai dengan gejolak inflasi tinggi.
Ancaman resesi ekonomi akibat tingginya inflasi yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia bikin masyarakat harus mengambil langkah bijak dalam mengelola keuangan.
Baca juga: Gapasdap Siap Dukung Pembangunan IKN Nusantara di Kaltim dari Sisi Sektor Transportasi
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, kebutuhan primer harus diutamakan lebih dulu saat inflasi mengancam.
"Kemudian masyarakat harus apa? Pertama, harus lebih memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan barang sekunder dan tersier. Jadi, kalau belanja harus dicermati lagi sesuai dengan kebutuhan, jangan sampai melakukan pemborosan yang tidak perlu di tengah ancaman inflasi," ujarnya kepada Tribunnews.com, ditulis Minggu (16/10/2022).
Kedua, masyarakat harus memiliki dana darurat yang disisihkan dari pendapatan setiap bulan di rekening terpisah, agar beban inflasi tidak semakin memberatkan.
Tujuan dari dana darurat ketika inflasi semakin tinggi, sedangkan pendapatan masyarakat itu tertekan.
"Masih ada simpanan ekstra yang bisa digunakan untuk bertahan hidup," kata Bhima.
Baca juga: Indonesia Resmi Masuk Resesi Ekonomi, Begini Tanggapan Tiga Perusahaan Otomotif Terbesar
Berikutnya yang ketiga adalah harus mencari pendapatan dari pekerjaan sampingan.
Karena tidak bisa hanya berharap dari pendapatan utama terutama gaji.
"Karena perusahaan mungkin akan melakukan berbagai langkah efisiensi," tutur dia.

Lebih lanjut, Bhima menambahkan, kalau ada tambahan simpanan yang menganggur sebaiknya disimpan di instrumen investasi.
"Jadi, mulai belajar melakukan investasi secara ritel, apakah membeli surat utang pemerintah, reksa dana," katanya.
Baca juga: NEWS VIDEO Indonesia Bersiap Alami Resesi Ekonomi, Ini Dampaknya bagi Masyarakat
Saham maupun juga yang paling konservatif misalnya mengalihkan kepada deposito perbankan.
"Hal ini untuk menjaga agar aset tidak tergerus oleh inflasi," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hadapi Ancaman Resesi, Ekonom Imbau Masyarakat Cermat Dalam Belanja Hingga Siapkan Dana Darurat