Aplikasi

Arti Tanda Lingkaran Putus di WhatsApp, Cari Tahu Pesan yang Dikirim, Chat Biasa atau Balasan Status

Arti tanda lingkaran putus di WhatsApp. Cari tahu pesan yang dikirim, chat biasa atau balasan status

Penulis: Aro | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
WA Beta Info
Tanda lingkaran putus-putus yang muncul di WhatsApp. Arti tanda lingkaran putus di WhatsApp. Cari tahu pesan yang dikirim, chat biasa atau balasan status 

Sesuai namanya, pengguna bisa membatalkan perintah ketika menghapus pesan WhatsApp di chat WhatsApp.

Nantinya, setelah pengguna menghapus pesan lewat opsi "delete for me", akan ada opsi "undo"/urungkan yang muncul di layar.

Dengan tombol undo, pesan yang dihapus dari layar pengguna batal dihapus dan kembali muncul di riwayat obrolan.

Perlu diperhatikan, fitur ini hanya berlaku untuk opsi "hapus untuk saya",  dan tidak berlaku untuk opsi "hapus untuk semua orang".

4. Hanya admin yang tahu saat anggota keluar grup

Sekarang, anggota grup bisa keluar dari grup (leave group) secara diam-diam.

Fitur ini sebenarnya sudah mulai digelontorkan sejak Agustus lalu.

Dengan fitur baru ini, ketika keluar grup, teorinya, hanya admin yang melihat notifikasi "Galuh left".

Sedangkan anggota grup lain (bukan admin) tidak akan melihat notifikasi tersebut berkat fitur baru WhatsApp.

Tampilan WhatsApp ketika ada anggota yang leave group. Sebelah kiri, WhatsApp milik admin grup masih menampilkan notifikasi bila ada anggota yang keluar grup. Sebelah kanan, WhatsApp milik anggota, tidak lagi menampilkan notifikasi.
Tampilan WhatsApp ketika ada anggota yang leave group. Sebelah kiri, WhatsApp milik admin grup masih menampilkan notifikasi bila ada anggota yang keluar grup. Sebelah kanan, WhatsApp milik anggota, tidak lagi menampilkan notifikasi. (KOMPAS.com/ BILL CLINTEN dan CAROLINE SASKIA)

Meski bisa keluar diam-diam, anggota grup tidak benar-benar bisa leave group tanpa jejak.

Maksudnya, anggota lain tetap bisa mengetahui bahwa ada anggota yang leave grup.

Sebab, WhatsApp menyediakan menu baru, yaitu "View past participants".

Menu itu hadir di bawah nama seluruh anggota grup.

Ketika dibuka, menu view past partisipants menampilkan informasi anggota grup yang meninggalkan grup atau dikeluarkan dari grup dalam kurun waktu 60 hari terakhir.

5. Admin grup bisa hapus pesan orang lain WhatsApp kini punya fitur bernama "Admin Delete" untuk memungkinkan admin menghapus pesan yang dikirim oleh anggota di dalam grup.

Kehadiran fitur Admin Delete ini diklaim dapat membantu admin mengelola dan memoderasi obrolan dalam grup WhatsApp.

Diwartakan sebelumnya, fitur ini sudah bisa dijajal sejak pertengahan September lalu.

Ilustrasi fitur Admin Delete yang memungkinkan admin menghapus pesan (chat) yang dikirimkan anggota di ruang obrolan grup..
Ilustrasi fitur Admin Delete yang memungkinkan admin menghapus pesan (chat) yang dikirimkan anggota di ruang obrolan grup.. (WABetaInfo)

Untuk menghapus pesan dari anggota grup lain, admin dapat menekan dan menahan balon chat yang ingin dihapus.

Klik ikon "tempat sampah" yang ada di pojok kanan atas aplikasi WhatsApp.

Nantinya akan muncul tiga pilihan.

Tiga pilihan ini serupa dengan opsi yang muncul saat kita ingin menghapus pesan yang kita kirim kepada orang lain.

Untuk menghapus pesan anggota dari grup, pilih opsi "Delete of Everyone/Hapus untuk semua orang".

Chat yang dihapus akan tampak tulisan "This message was deleted by admin (nama admin)" atau dalam bahasa Indonesia "Pesan ini dihapus oleh admin (nama admin)" seperti gambar di atas.

WhatsApp mengatakan bahwa fitur-fitur baru yang dibawa melalui update kali ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

Jadi, bagi yang belum bisa menjajal lima fitur baru itu sekarang, kemungkinan baru bisa menikmatinya dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga: Cara Buka WhatsApp Web di HP dan Daftar Shortcut WA Web yang Perlu Diketahui untuk Memudahkan

(*)

Berita tentang Aplikasi Lainnya
Berita tentang WhatsApp Lainnya

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved