Ibu Kota Negara

Wapres Ma'ruf Amin Ajak Pengusaha Amerika Investasi di Sektor Digital di IKN Nusantara

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengajak kepada pengusaha asal Amerika Serikat untuk bisa berinvestasi di sektor digital

Editor: Samir Paturusi
KOMPAS.COM
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengajak kepada pengusaha asal Amerika Serikat untuk bisa berinvestasi di sektor digital(KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

TRIBUNKALTIM.CO- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengajak kepada pengusaha asal Amerika Serikat untuk bisa berinvestasi di sektor digital. 

Mereka diajak untuk investasi di pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ma'ruf Amin saat menerima Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Kim, di Istana Wakil Presiden, Jl. Merdeka Selatan No.6, Jakarta.

"Saya berharap, para investor AS juga dapat berpartisipasi dalam pembangunan IKN, Khususnya untuk sektor digital serta energi baru dan terbarukan," ujar Ma'ruf Amin.

Pemindahan ibu kota, menurut Ma'ruf Amin, bukan merupakan sesuatu yang mudah.

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Pemindahan IKN Nusantara tak Perlu Diragukan, Ini Alasannya

Baca juga: Kontraktor Raksasa Ini Kantongi Rp 1,5 T Proyek IKN Nusantara, Incar Rp 3 T Lagi

Baca juga: Pengganti Anies Baswedan Bongkar Nasib Jakarta Usai IKN Nusantara Jadi Ibu Kota

Sehingga, dirinya menilai perlu dilakukan perencanaan secara cermat, dan investasi swasta termasuk investasi langsung.

Dirinya mengungkapkan saat ini sudah ada beberapa negara tertarik untuk berinvestasi pada proyek IKN.

"Beberapa negara sudah menyatakan ketertarikannya untuk melakukan investasi di IKN," ungkap Ma'ruf.

Terkait hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika, Ma'ruf mencermati bahwa hubungan tersebut semakin mengalami kemajuan di berbagai sektor.

Menurut laporan Kementerian Perdagangan RI 2022, pada 2020 dan 2021, AS menjadi mitra dagang terbesar ke-2 bagi RI.

Sementara tahun sebelumnya, AS menjadi mitra dagang dan tujuan ekspor terbesar ke-4 setelah RRT, Jepang dan Singapura.

Selain itu, nilai perdagangan RI-AS di masa pandemi terus mengalami peningkatan.

Total nilai perdagangan pada Januari s.d. Juli 2022 USD 23.9 miliar, naik 21.9 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya dengan surplus perdagangan mencapai USD 10.5 miliar.

Sedangkan pada 2021, total perdagangan RI-AS mencapai USD 37,02 miliar, naik 36,10 persen dari tahun 2020 sebesar USD 27,2 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved