Berita Kutim Terkini

Realisasikan APBD Perubahan 2022, Disperindag Kutim Bakal Perbaiki Pasar

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur mengakui, belum menemui solusi untuk merealisasikan anggaran pengendalian

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Suasana Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur mengakui, belum menemui solusi untuk merealisasikan anggaran pengendalian inflasi.

Kepala Disperindag Kutim, H Zaini mengaku pihaknya mendapatkan alokasi Rp 10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022.

Nilai anggaran yang besar membuat pihaknya harus segera melakukan lelang, sedangkan jika menggunakan e katalog tidak ada grosir yang mampu merealisasikan program tersebut.

"Grosir Pulau Mas di Sangatta, mengaku tidak mampu. Indogrosir di Samarinda, juga tidak," ujarnya.

Dari beberapa item kebutuhan yang masuk dalam rencana paket sembako operasi pasar, mungkin hanya pengadaan beras yang bisa dilakukan.

Baca juga: Pemkab Kutim Kucurkan Rp 10 Miliar APBD Perubahaan untuk Beasiswa, Diberikan Kepada 4,2 Ribu Siswa

Baca juga: Pemkab Kutim Bangun Infrastuktur di Sejumlah Wilayah, Target Rampung Akhir Tahun 2022

Baca juga: PT Kaltim Prima Coal Serahkan Beasiswa Kutim Cerdas, Tahun Ini Terdapat 87 Penerima

Itupun melalui kerjasama dengan Koperasi di Kecamatan Kaubun untuk pengadaan beras 540 ton untuk 18 kecamatan selama tiga bulan.

Selain anggaran pengendalian inflasi, Disperindag Kutim juga berencana melakukan perbaikan pasar menggunakan APBD Perubahan tahun ini.

“Disperindag Kutim mendapat anggaran sekitar Rp 34 miliar. Rp 10 miliar untuk operasi pasar yakni untuk pengendalian inflasi, sedangkan Rp 24 miliar itu belanja pegawai termasuk di dalamnya ada kegiatan," ujarnya.

Kegiatan tersebut yang nantinya berupa perbaikan pasar, seperti semenenisasi, pengecatan, dan perbaikan-perbaikan kecil lainnya.

Kegiatan ini dipilih untuk direalisasikan karena untuk melakukan pekerjaan yang besar, harus terlebih dahulu melalui mekanisme lelang.

Baca juga: Tanding di Kejurprov Gateball Kaltim, Pergatsi Kutim Boyong 3 Medali Emas

"Sedangkan menkanisme lelang sulit untuk dilakukan karena waktunya sangat mepet (hanya tiga bulan)," ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved