Breaking News

Mata Lokal Memilih

Hasil Survei Terbaru, Elektabilitas Ganjar Pranowo Kangkangi Prabowo dan Anies di Bursa Capres 2024

Simak informasi seputar hasil survei terbaru. Elektabilitas Ganjar Pranowo kembali kangkangi Prabowo dan Anies Baswedan.

Tribunnews.com/Dani Permana dan Tribun Jabar/Richard Susilo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Simak informasi seputar hasil survei terbaru, Elektabilitas Ganjar Pranowo Kembali Kangkangi Prabowo dan Anies Baswedan 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar hasil survei terbaru tentang bursa capres 2024.

Elektabilitas Ganjar Pranowo kembali meroket.

Hal itu ditampilkan dari hasil survei Lembaga Survei Indekstat Indonesia yang merilis hasil jajak pendapat tentang elektabilitas capres 2024 untuk Pemilihan Presiden alias Pilpres 2024.

Bahkan elektabilitas Ganjar Pranowo berhasil mengangkangi Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Ya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo unggul jika diadu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: FX Rudy Anggap Baliho Ganjar Pranowo Petugas Partai Harus Nurut tak Perlu Dicopot, Ini Alasannya

Melalui survei yang dilakukan pada 10-19 Oktober 2022 itu, Indekstat bertanya kepada para responden, "Jika Pemilihan Presiden (Pilpres) dilaksanakan hari ini, dari nama calon berikut siapakah calon yang akan ibu/bapak/saudara pilih?"

Dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar yang paling tinggi dibandingkan Prabowo dan Anies.

"Elektabilitas Ganjar berada di angka 35,5 persen," ujar Deputi Direktur Eksekutif Indekstat Rikola Fedri dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2022).

"Prabowo di posisi kedua dengan elektabilitas 28,2 persen. Dan Anies di posisi ketiga dengan elektabilitas 24,7 persen," katanya lagi.

Baca juga: Perintah Ganjar Pranowo Cabut Baliho Petugas Partai Harus Nurut di Semarang, Bukan Tanpa Alasan

Akan tetapi, Rikola mengungkapkan, tidak ada dari ketiga nama itu yang berhasil mencapai angka 50 persen.

Karena itu, Rikola menduga Pilpres 2024 akan dilakukan dua putaran jika kompetisi dimulai hari ini.

"Nah, dengan angka ini, kita menduga tidak ada yang sampai 50 persen. Jadi kemungkinan akan ada 2 putaran kalau sekarang dilakukan," katanya.

Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Dengan metode ini, margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga: Bongkar Strategi PDIP Jadikan Ganjar Pranowo Aktor Tertindas, Skenario Mega Menangkan Pilpres 2024?

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved