Berita DPRD Bontang

Optimalkan Jaminan Sosial Pekerja Rentan, DPRD Rapat Koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Bontang

Komisi I DPRD Bontang mendorong optimalisasi perlindungan jaminan sosial bagi ketenaga kerja

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Rapat Komisi I DPRD Bontang bersama BPJS Ketenagakerjaan yang digelar, Senin (7/11/2022) itu mendorong agar mencarikan solusi jaminan sosial terhadap pekerja rentan.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Komisi I DPRD Bontang mendorong optimalisasi perlindungan jaminan sosial bagi ketenaga kerja.

Pasalnya selama ini banyak pekerja di Bontang yang belum tercover jaminan sosial. Khususnya bagi mereka pekerja rentan.

Hal ini pun mempengaruhi tren tingkat angka kemiskinan yang kian tahun terus bertambah.

Dalam rapat Komisi I DPRD bersama BPJS Ketenagakerjaan yang digelar, Senin (7/11/2022) itu mendorong agar mencarikan solusi jaminan sosial terhadap pekerja rentan.

Yang masuk dalam kategori pekerja rentan itu diantaranya warga yang tidak berstatus pekerja dalam perusahaan.

Baca juga: Antrean Truk Mengular di SPBU Disoroti DPRD Bontang, Jadwalkan Bakal Sidak Pekan Depan

Baca juga: Antrean Truk Mengular Lagi di SPBU, DPRD Bontang Bakal Evaluasi Pengguanan Fuel Card

Misalnya seperti ojek online (Ojol), penjual atau pedagang di pasar, nelayan.

Bahkan termasuk semua warga yang bekerja dengan status tidak tetap seperti buruh bangunan.

“Karena tren angka kemiskinan di Bontang terus meningkat, jadi kita perlu merumuskan formula jaminan sosial bagi pekerja rentan dengan melibatkan BPJS ketenagakerjaan,” terang Raking anggota Komisi I DPRD saat ditemui usai gelar rapat kerja bersama BPJS ketenagakerjaan Bontang, Senin (7/11/2022).

Hasil rapat bersama BPJS dilaporkan harga iuaran perbulan untuk jaminan sosial pekerja rentan senilai Rp 16.800 per bulan.

Biaya iuran itu akan mengacover jaminan sosial bagi pekerja rentan seperti tanggungan kecelakaan kerja dan uang pengganti gaji atau pendapatan selama sakit.

Terinci, bagi pembayaran iuaran Rp 16.800 akan mendapat jaminan kesehatan hingga sembuh.

Kemudan dapat juga uang pengganti gaji senilai 1 juta perbulan hingga sembuh.

Namun jika saki dalam priode waktu lama, maka pekerja rentan akan ditanggu gaji full 100 persen selama setahun.

Baca juga: DPRD Bontang Selesaikan Raperda Pembentukan Tugas, Struktur Organisasi, dan Tata Kerja BPBD

Kemudian ditahun kedua kembali mendapat tanggungan gaji 50 persen dari tahun pertama.

Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan cukup bermanfaat dan sangat membantu para pekerja rentan.

Program ini juga termasuk membantu meringankan beban pemerintah dalam memberikan jaminan sosial bagi warga kurang mampu maupun pekerja rentan.

“Program ini sangat bagus. Makanya kita lalukan koordinasi agar untuk mencari jalan supaya bisa bersinergi sama-sama merumuskan jaminan sosial bagi warga kurang mampu,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved