Berita Internasional Terkini
Apa Negara Terbesar di Dunia? Rusia Duduki Peringkat Pertama dalam Luas Wilayah, Cek Ulasannya
Apa negara terbesar di dunia? Rusia duduki peringkat pertama dalam luas wilayah, cek ulasannya.
TRIBUNKALTIM.CO - Apa negara terbesar di dunia? Rusia duduki peringkat pertama dalam luas wilayah, cek ulasannya.
Perihal luas wilayah, Rusia duduki peringkat pertama di mana negara itu membentang luas di atas hamparan luas Eropa timur dan Asia utara.
Sejauh ini, negara terluas di dunia jatuh pada Rusia, cek ulasannya.
Untuk diketahui, negara Rusia memiliki luas sebesar 25 kali lebih besar dari Prancis dan 47 kali lebih besar dari Jerman.
Baca juga: Terbaru! NATO Ungkap Hal Baru Soal Rudal Nyasar ke Polandia, Kenapa Menlu Rusia Tinggalkan KTT G20?
Rusia juga memiliki luas 140 kali lebih besar dibandingkan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Rusia pernah menjadi bagian dari Uni Soviet.
Dan Rusia menjadi negara merdeka setelah pembubaran Uni Soviet pada Desember 1991.
Sejauh ini negara terbesar di dunia, mencakup hampir dua kali wilayah Kanada.
Sebagaimana dilansir dari britannica, Rusia membentang di seluruh Asia utara dan sepertiga timur Eropa, mencakup 11 zona waktu dan menggabungkan berbagai macam lingkungan dan bentang alam, dari padang pasir hingga stepa semi kering hingga hutan lebat dan tundra Arktik.
Rusia memiliki sungai terpanjang di Eropa, Volga, dan danau terbesarnya, Ladoga.
Baca juga: Fakta Rudal Hantam Polandia, Presiden Andrzej Duda: Pelaku Belum Diketahui, Bantahan Rusia, Sikap AS
Republik Rusia didirikan segera setelah Revolusi Rusia tahun 1917 dan menjadi republik persatuan pada tahun 1922.
Selama era pasca-Perang Dunia II, Rusia adalah pemain sentral dalam urusan internasional, terkunci dalam perjuangan Perang Dingin dengan Amerika Serikat.
Pada tahun 1991, setelah pembubaran Uni Soviet, Rusia bergabung dengan beberapa bekas republik Soviet lainnya untuk membentuk koalisi longgar Commonwealth of Independent States (CIS).
Meskipun komunisme ala Soviet runtuh dan keruntuhan Uni Soviet berikutnya membawa perubahan politik dan ekonomi yang mendalam, termasuk permulaan pembentukan kelas menengah yang besar, untuk sebagian besar era pascakomunis, orang Rusia harus menanggung ekonomi yang umumnya lemah, inflasi tinggi, dan kompleksitas sosial.
Baca juga: Indonesia Abstain, 14 Negara Menolak Seruan Resolusi PBB agar Rusia Ganti Rugi Kerusakan di Ukraina
Terlepas dari masalah yang begitu mendalam, Rusia menunjukkan janji untuk mencapai potensinya sebagai kekuatan dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Gambar-karikatur-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin.jpg)